Takengon | Lintas Gayo – Sangat sadis, mungkin itu kalimat yang paling tepat ditabalkan kepada pembunuh berdarah dingin yang membantai Iskandar beserta isteri dan anaknya, Jumat (28/10) di Gang Asam Gelime Manis, Kampung Nunang Antara, Takengon Aceh Tengah.
Bukti kesadisan si pembunuh dapat dilihat dari remuknya kepala Iskandar (48) dan bola matanya sampai keluar. Demikian pula yang dialami Lasiem (38), isteri dari Iskandar, wajahnya hancur dan pergelangan tangan kiri putus. Lebih sadis lagi yang dialami Ayuni Sundari (13) siswa kelas I SMPN 4 Takengon itu, yang ditemukan masih berselimut blanket di kamar tidurnya dengan luka bacokan di wajah, kepala dan leher.
Darah yang bergelimang disertai bau amis, membuat beberapa tetangga yang berdatangan ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP) menjerit histeris. Termasuk beberapa orang yang melihat langsung bukti kesadisan pembunuh berdarah dingin itu, akhirnya pingsan ditempat dan harus digotong ke luar rumah oleh warga setempat.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Edwin Rahmat Adikusumo, Sabtu (29/10) kepada situs berita online Lintas Gayo mengungkapkan bahwa dari hasil visum et repertum yang dilakukan oleh tim dokter RSU Datu Beru Takengon, ditemukan luka bekas senjata tajam, dan mereka positif tewas dibunuh. “Lasiem, isteri korban yang juga tewas dalam peristiwa itu sedang hamil 15 minggu,” kata Edwin.
Hasil otopsi, lanjut Edwin, korban diperkirakan sudah tewas sejak enam jam sebelum jenazah korban ditemukan. Sementara jenazah ditemukan oleh tetangga korban antara pukul 08.00 WIB, Jumat pagi.
Selain membantai keluarga asal Wonosari Kabupaten Bener Meriah itu, pelaku juga membawa lari 1 unit sepeda motor warna hitam metalik merek Suzuki nopol BL 4137 GM. “Kepolisian masih meminta keterangan dari beberapa orang tetangga korban yang mendengar teriakan saat kejadian perkara,” imbuh mantan Kapolres Sabang itu. (MSy)
