Sarasehan Identitas Gayo Digelar 6 Desember 2011

Foto : Khalisuddin

Takengon | Lintas Gayo – Hasil penelitian pra sejarah (ekskavasi-red) di Loyang Mendale dan Ujung Karang Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah yang dilakukan pada Maret 2011 lalu akan segera diketahui secara detil melalui acara Sarasehan Hasil Ekskavasi Loyang Mendale dan Ujung Karang yang digelar 6 Desember 2011 mendatang di Takengon.

Informasi ini diterima dari Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Tengah, Muchlis Gayo, SH melalui Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) penelitian tersebut, Sukmawati, Kamis (24/11).

Dalam kegiatan yang ditunggu-tunggu sejumlah elemen di dataran tinggi Gayo tersebut, dijelaskan Sukmawati akan tampil 3 (tiga) orang pembicara diantaranya Ketut Wiradyana, ketua tim peneliti pra sejarah di Loyang Mendale dan Ujung Karang dari Balai Arkeologi (Balar) Medan Sumatera Utara, Safarina dari Lembaga Eijkman Jakarta yang sempat mengambil sampel darah ratusan siswa Aceh Tengah dan sampel gigi kerangka manusia pra sejarah yang ditemukan di Loyang Mendale serta Muchlis Gayo, SH sendiri juga dimintakan menyampaikan materi tentang seni kebudayaan Gayo.

Untuk peserta, lanjut Sukmawati, sebenarnya pihaknya tidak ingin membatasi jumlah peserta, namun karena tempat penyelenggaraan Sarasehan yang tidak memungkinkan maka peserta hanya 200 orang yang diundang dari sejumlah kalangan seperti siswa, guru, mahasiswa, tokoh masyarakat, pemuda dan sejarawan Gayo.

Dalam kesempatan tersebut, juga akan diluncurkan buku karya Ketut Wiradnyana yang berjudul “Merangkai Identitas Gayo” yang berisi seputar hasil penelitian yang dilakukannya sejak 2009, 2010 dan Maret 2011 lalu. (Khalisuddin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.