by

Lagi, Atlit Sepeda Asal Gayo Toreh Prestasi Nasional

Atlit balap sepeda masa depan Gayo, Aceh bahkan Indonesia. Dari kiri : Nurwahyu Afriana, Noviana, Isna Dewi. (Foto : dari berbagai sumber)

.

Jakarta | Lintas Gayo – Pebalap sepeda putri asal Gayo Provinsi Aceh, Nurwahyu Afriana kembali berhasil meningkatkan prestasinya sejak bergabung dengan Tim Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 Provinsi Riau di ajang “Sentul City Up Hill Championship 2012 1PDN Series”.

Tidak tanggung-tanggung, pada pertandingan yang digelar di Sentul City, Sentul, Bogor, Jabar, Minggu (29/1/2012) tersebut, Riri panggilan akrab pebalap muda asal Gunung Teritit Bener Meriah tersebut berhadapan dengan sejumlah pebalap Pelatnas SEA Games 2011, Kusmayati Yazid dan Diana Intan serta sejumlah atlit berkaliber nasional lainnya.

Seperti dilansir sportku.com, catatan waktu di kelas Women Elite, uratan pertama Kusmayati Yazid dengan waktu 57 menit 44.391 detik, posisi kedua Diana Intan dengan 58 menit 11.673 detik, dan urutan ketiga Nurwahyu Afriana dengan 58 menit 40.431 detik.

Panjang lintasan yang harus ditempuh pebalap yang berjumlah lebih dari 500 orang dengan berbagai kategori pertandingan tersebut sejauh 12.5 km, dimana 8 km merupakan trek on-road dan 4.5 km trek off-road. Cuaca hujan hari ini membuat trek offroad menjadi semakin sulit untuk dilintasi.

Diungkapkan pelatih Riau, Amir Mahmud kepada Lintas Gayo melalui sambungan telepon selular, Minggu (29/1), Nurwahyu Afriana berhasil berada diurutan ketiga dan hanya terpaut beberapa detik dari kedua pembalap kawakan Indonesia tersebut.

“Riri masih jauh lebih muda dari kedua pebalap tersebut dan turun dikelas elit putri. Dia berhasil menggenjot prestasinya dan lebih baik dari dua rekan se-timnya di kelas tersebut, Wilhelmina, Sony Kinanti” kata Amir Mahmud dengan nada gembira.

Sementara dua atlit asal Gayo lainnya, Noviana dan Isna Dewi yang turun dikelas Women Open juga berhasil menunjukkan hasil giatnya selama mengikuti latihan di Jakarta. Noviana asal Simpang Kercing, Bebesen, Aceh Tengah berada diurutan kedua dan Isna Dewi yang berasal dari Celala Aceh Tengah diurutan keempat.

Atlit Masa Depan

Atas hasil ini, pegiat sepeda Aceh sejak 2006, Khalisuddin yang menjabat sekretaris Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Aceh Tengah menyatakan terharu dan sangat gembira atas kemajuan prestasi mantan ketiga anak asuhnya di Pengcab ISSI Aceh Tengah tersebut.

“Saya terharu dan menitikkan air mata saat ditelepon Riri, Novi, Dewi dan pelatih bang Amir Mahmud tadi siang memberitahukan hasil pertandingan mereka tersebut,” ujar Khalisuddin.

Jika dizinkan Yang Maha Kuasa, para atlit yang sempat menjadi siswa SMAN 8 Takengon hingga kelas II di pertengahan 2011 lalu tersebut menurut Khalisuddin adalah atlit masa depan Gayo, Aceh dan Indonesia dalam beberapa tahun kedepan. (Wein Mutuah/Red.03)

.

Comments

comments