Saman Gayo Gemparkan Kampus UMSU


Medan | Lintas Gayo – Tari Saman bukanlah hal yang asing lagi untuk kita dengar, bahkan tari saman tersebut telah menjelajah sampai ke luar Negeri. Jum’at (27/4) lalu tarian Saman kembali menggemparkan salah satu Universitas di kota Medan di jalan Mukhtar Basri sekitar pukul 15.00 WIB dengan mengadakan sebuah tarian saman asal Gayo Lues yang kali ini dimainkan oleh Mahasiswa Kerawang  Gayo Medan.

Mereka bekerja sama dengan salah satu organisasi Partai Unggul Cerdas dan Terpercaya (PUCET) yang berada disalah satu kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) itu, untuk ikut memeriahkan acara ulang tahun dari organisasi tersebut.Mulanya para mahasiswa merasa heran dengan pakaian yang dikenakan oleh penari, karna baru pertama kali mahasiswa UMSU melihat pakaian adat Gayo tampil di kampus mereka.

Saat tari Saman berlangsung, para mahasiswa dari segala fakultas terlihat merapat ke panggung acara dan bahkan sangat terhibur dengan tepukan dada dari sang penari yang seakan mengguncang kampus tersebut dan tepukan tangan penonton yang begitu meriah menambah semangat dari sang penari.

Deni Edwar selaku ketua dari organisasi itu sendiri, merasa sangat bahagia dengan diadakan tampilan saman ini, Dia sendiri menyatakan bahwa tari saman ini mengandung banyak makna. Karna saat tari tersebut berlangsung banyak para penonton yang merasa terharu, merinding dan bahagia.

”Saya akan selalu mendukung tari saman ini jika ingin dibesarkan lagi namanya di kampus UMSU ini” ujar Deni.

Dan banyak organisasi lain asal UMSU ini menyaksikan acara tersebut dan sangat tertarik dengan gerakan tari saman yang begitu kompak saat dimainkan di panggung.dan berniat akan mengundang kembali kawan-kawan dari Kerawang Gayo Medan untuk dapat memeriahkan kembali acara mereka nantinya.

Sementara mahasiswa Kerawang Gayo merasa sangat bahagia karna dapat melestarikan Budayanya di Negeri orang dan akan lebih bersemangat lagi kedepannya untuk mengembangkan tarian mereka ini, umumnya dikalangan mahasiswa Medan yang kurang tau akan adanya tarian saman.”Kami akan selalu berjuang dan akan lebih mengembangkan lagi budaya kami selanjutnya,” tambah Mhd. Isnaini selaku ketua Kerawang Gayo Medan (Syaiful Amri/red.03).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.