Pemkab Aceh Tengah Bersihkan DAS Peusangan Bersama Ratusan Relawan

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga. Dok. Ist

Takengon | Lintasgayo.com – Pemerintah Kabupaten Aceh bersama ratusan melakukan aksi bersih-bersih Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan yang digelar di wisata arung jeram di kawasan Arul Badak, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat Pagi (13/06/2025).

Hadir langsung dalam kegiatan itu, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, bersama jajaran perangkat daerah.

Kegiatan tersebut bertajuk Gerakan Bersih dan Lestari di DAS Krueng Peusangan, sebagai upaya nyata menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan yang belangsung selama dua hari, Jumat dan Sabtu, 13-14 Juni 2025.

Aksi yang dilakukan meliputi gerakan pungut sampah, pemasangan spanduk, serta poster berisi ajakan “Ayo Peduli dan Sadar Sampah” di sepanjang wilayah sungai. Selain membersihkan sampah, kegiatan ini juga menekankan pentingnya edukasi bagi masyarakat untuk membudayakan hidup bersih dan menjaga lingkungan.

Bupati Haili Yoga menegaskan bahwa Kota Takengon sebagai kota pariwisata harus memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.

“Danau Laut Tawar dan aliran sungai Peusangan bukan hanya penopang kehidupan masyarakat, tetapi juga merupakan salah satu daya tarik utama sektor pariwisata, terutama wisata arung jeram yang satu-satunya ada di tengah kota”, ujar Bupati yang di dampingi ibu Ketua TP – PKK Aceh Tengah Risnawati, S.SIT,

Bupati Haili Yoga menambahkan bahwa masyarakat Aceh Tengah telah mulai membudayakan gotong royong, namun gerakan ini harus terus diperkuat dengan memanfaatkan media sosial.

“Publikasikan kegiatan gotong royong dan aksi bersih-bersih melalui media sosial dengan tagar atau pesan ‘Sampahmu Tanggung Jawabmu’, agar menjadi contoh dan inspirasi bagi yang lain”, pesannya.

Menurut Bupati, publikasi di media sosial akan menumbuhkan kesadaran kolektif.

“Mereka yang sebelumnya belum terlibat akan termotivasi melihat aksi nyata dari masyarakat lainnya. Dengan demikian, budaya bersih akan menyebar dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Aceh Tengah”, ucapnya.

Selain itu, Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Aceh Tengah merupakan salah satu daerah yang masuk dalam program RPJMN Nasional terkait Revitalisasi Danau Laut Tawar. Ini merupakan bentuk komitmen Aceh Tengah untuk menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem danau sebagai sumber kehidupan.

“Saya mendukung penuh kegiatan seperti ini. Komitmen kami adalah mendorong setiap kampung membuat Qanun Desa tentang Pengelolaan Sampah. Tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk membuang sampah sembarangan”, tegasnya.

Ketua panitia pelaksana dari Direktur Eksekutif LSM LIPGA, Sunardi Gustiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjadi pelopor kebersihan.

“Kegiatan berlangsung dari Lukup Badak hingga Kampung Sanehen, Silih Nara. Kami juga memasang spanduk dan poster mulai dari Kampung Bale hingga Sanehen agar pesan ini terus terbaca oleh masyarakat,” jelas Gusti. (Mhd/Ril)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.