
Redelong | Lintasgayo.com – Pemilu Legislatif (Pileg) sudah berlalu hampir setahun lamanya. Namun menyisakan duka mendalam bagi pengusaha konveksi di Bener Meriah.
Pasalnya, spanduk yang saat itu dipakai sebagai alat praga kampanye sebagian ternyata belum terbayar.
Tidak hanya caleg gagal, bahkan yang terpilih dan telah dilantikpun ada yang ogah membayar tunggakan itu.
Salah seorang pengusaha konveksi di seputaran kota Simpang Tiga kepada media ini mengatakan, ditempatnya, sejumlah caleg belum membayar tunggakan biaya percetakan alat praga kampanye, khususnya spanduk.
“Hingga saat ini masih ada yang belum bayar, bahkan ada Caleg yang telah terpilih sebagai anggota DPRK namun belum ada niatan membayar tunggakannya,” ujarnya sedih, Minggu (03/08/2025).
Dirinya mengaku sudah pernah mencoba menagih tunggakan tersebut, namun tidak ada jawaban.
“Bapak itu kan sudah terpilih dan dilantik, tolonglah kami pengusaha kecil ini, bayarkan tunggakannya pak,” katanya lagi.
“Nominal nya mungkin tidak banyak bagi sebagian orang, tapi sangat berarti bagi kami pengusaha digital printing,” tambahnya.
Menurutnya, penunggakan ini tidak hanya terjadi pada usahanya, namun terjadi kepada seluruh pengusaha konveksi di Bener Meriah.
“Setidaknya 1 percetakan di bener meriah mempekerjakan 3-4 orang pekerja warga Bener Meriah sendiri. Jika terjadi seperti ini ya kami pengusaha tentunya akan berdampak pada modal yang ditakutkan nantinya akan berdampak pada pengurangan karyawan,” tutupnya. (Mhd)
