
Takengon | Lintasgayo.com– Sebuah alat berat jenis beko atau excavator bermerek Hitachi EX200 beserta trado terjatuh di Kampung Atu Payung, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, pada Selasa (12/8/2024).
Warga sekitar yang melihat kejadian ini menduga bahwa alat tersebut akan digunakan untuk aktivitas tambang ilegal di kawasan Layong, Kampung Serule, Kecamatan Bintang.
Hal ini sebagaimana disampaikan seorang sumber yang meminta namanya tidak disebutkan dalam pemberitaan ini.
“Beko ini kita duga akan digunakan untuk operasi penambangan tanpa izin,” ujarnya.
Selain itu, sumber tersebut juga mengatakan kedatangan alat berat itu berpotensi merusak struktur jalan aspal setempat.

“Jalan di sini tidak dirancang untuk menahan beban seberat itu. Jika dipaksakan, bisa menyebabkan kerusakan pada infrastruktur jalan,” ujar sumber tersebut.
Namun, sumber itu mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pemilik alat berat tersebut atau pihak yang bertanggung jawab atas pengoperasiannya.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran warga setempat terkait aktivitas tambang ilegal yang dapat merusak lingkungan dan mengganggu kestabilan ekosistem di daerah tersebut.
“Kami berharap adanya tindakan tegas dari aparat untuk mengusut tuntas dugaan tambang ilegal serta mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah,” tutup sumber ini. (MW/LG07)
