Santri Asal Aceh Tengah Dianiaya Sampai Pingsan di Pesantren Al Muslim Bireuen

FA korban Kekerasan Di Pesantren Al Muslim, Bireuen( Doc)

Takengon | Lintasgayo.com- Seorang santri asal Kampung Pepanyungen Angkup, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, bernama FA (14), diduga menjadi korban kekerasan fisik oleh seniornya di lingkungan pesantren terpadu Al Muslim, Matang Geulumpangdua, Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada malam hingga pagi hari, yang menyebabkan korban mengalami luka lebam di bagian pipi dan sempat pingsan. Informasi ini disampaikan oleh orang tua korban, Muhammad Ikhwan, pada Sabtu, 30 Agustus 2025.

“Anak saya dipukuli dan ditendang seperti binatang, tidak berperikemanusiaan. Pipi anak saya lebam-lebam dan bahkan sempat pingsan dari malam hingga pagi,” ujar Muhammad Ikhwan kepada lintasgayo.com.

FA dibawa pulang oleh orang tuanya pada 26 Agustus 2025. Namun, hingga empat hari setelah kejadian, pihak pesantren maupun wali pelaku belum menunjukkan itikad baik atau menanyakan kondisi korban.

“Waktu saya jemput anak saya, pihak pesantren hanya memberikan uang berobat sebesar Rp400 ribu. Setelah itu, tidak ada komunikasi atau perhatian dari mereka,” tambahnya.

Muhammad Ikhwan menyebutkan bahwa pihak pesantren telah memberhentikan pelaku kekerasan dan melakukan mediasi dengan wali pelaku saat proses penjemputan berlangsung. Namun, ia mengaku masih terguncang melihat kondisi anaknya.

“Pihak pesantren mengaku sudah memberhentikan pelaku, dan saat saya jemput, mereka memediasi pertemuan dengan wali pelaku. Tapi saya masih sangat terpukul,” ujarnya.

Korban telah menjalani visum sebagai bukti tindak kekerasan. Orang tua korban berharap pihak pesantren dan wali pelaku bertanggung jawab serta memberikan keadilan bagi anaknya.

“Saya ingin anak saya mendapatkan keadilan. Sampai saat ini, pihak pesantren dan wali pelaku terlihat tidak peduli,” tutupnya.

Pihak Pesantren terpadu Al Muslim Bireuen hingga saat ini belum memberikan klarifikasi maupun keterangan resmi terkait dugaan kekerasan yang menimpa santri Fadil Ashar.(LG07)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 comment