
Redelong | Lintasgayo.com – Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, mengatakan keputusan untuk membentuk Pos Kamling atau Ronda Malam merupakan upaya pencegahan terhadap maraknya pencurian di tengah-tengah masyarakat.
Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan arahan dalam sambutan pengukuhan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bener Meriah, di Op Room Setdakab setempat, Kamis (25/09/2205).
“Pos Kamling yang kita buat di Bener Meriah, karena maraknya pencurian kopi, pokat dan lain-lain. Ketika ada sandaran (Aturan menteri) langsung kita buat. Untuk mengisi tindak lanjutnya, teknisnya, adalah Kapolres Bener Meriah beserta jajaran,” ujar Bupati Tagore.
Bupati Tagore menambahkan, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 20 Juta/Kampung untuk perlengkapan ronda malam.
“Untuk tempat, HT (alat komunikasi), dan TV. Kemudian setiap hari dianggarkan Rp. 50 ribu untuk setiap post Kamling, sebagai konsumsi dan lain-lain,” katanya.
Ia menjelaskan, anggaran untuk Pos Kamling tersebut bersumber dari Dana Desa.
“Bagaimana teknisnya nanti kita serahkan kepada ahlinya. Keseluruhan anggaran akan menggunakan Dana Desa. Hal ini memungkinkan dan sesuai dengan aturan yang ada. ” ujarnya.
“Insya Allah, itu pertama yang melakukan adalah Bener Meriah,” jelasnya. (Mhd)
