Maling Beraksi, Petani Mulai Resah Jelang Musim Panen

Buah kopi usai di panen. Dok Syah Antoni.

Redelong | Lintasgayo.com – Memasuki masa panen raya, kasus pencurian kopi dikebun warga Bener Meriah kembali meningkat.

Sindikat maling kopi acap kali melakukan aksinya ketika malam tiba. Hal ini diungkapkan oleh seorang petani kopi di Kala Tenang, Kecamatan Bener Kelipah.

“Disekitaran sini, malingnya beraksi malam hari sampai menjelang subuh, sehingga sulit ditangkap,” ujarnta kepada awak media Sabtu (18/10/2025).

Ia menambahkan, aksi pencurian membuat hasil panennya berkurang, hal tersebut membuat dirinya cukup kecewa.

Pasalnya, buah kopi yang dinantikan berbulan-bulan lamanya tidak bisa dinikmati hasilnya.

Selain mencuri kopi, pelaku pencurian kopi juga merusak beberapa fasilitas dikebun petani, seperti membakar gubuk dan alat-alat berkebun.

“Kemarin malam, gubuk dikebun sebelah dibakar. Imbasnya, puluhan tanaman kopi dikebun saya ikut hangus terbakar. Ini sudah keterlaluan,” keluhnya.

Lebih lanjut, kedepan dirinya dan beberapa petani lain disekitaran kebunnya akan melakukan penjagaan rutin menjelang waktu panen.

Dirinya berharap, pelaku pencurian cepat tertangkap dan menerima hukuman yang setimpal.

“Semoga lekas tertangkap pelakunya, biar kami semangat lagi menunggu buah kopi sampai waktu pemetikan,” tutupnya. (Mhd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.