
Redelong | Lintasgayo.com – Koperasi Produsen Bersama Mandiri Sejahtera (Kopsen Bahtera) kembali menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kesejahteraan petani binaan.
Sebanyak 2.036 unit mesin babat disalurkan kepada petani yang tersebar di 20 desa binaan, dengan pendanaan bersumber dari dana premium sertifikasi Fairtrade.
Pengurus Kopsen Bahtera, Zhahri, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata dari pengelolaan dana Fairtrade premium yang transparan dan berpihak langsung kepada petani, Rabu (05/11/2025).
Dana tersebut kata Zhahri, berasal dari hasil penjualan kopi bersertifikat Fairtrade, yang kemudian dialokasikan untuk kegiatan peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja di tingkat petani.
“Kami ingin memastikan bahwa manfaat dari sertifikasi Fairtrade benar-benar dirasakan oleh para petani. Dengan adanya mesin babat ini, pekerjaan di kebun menjadi lebih ringan, waktu lebih efisien, dan hasil kerja lebih optimal,” ujarnya.
Zhahri menambahkan, penyaluran dilakukan secara bertahap di 20 desa binaan Kopsen Bahtera yang tersebar di wilayah Kabupaten Bener Meriah, disaksikan oleh Pengawas, Komite Premiun, Delegasi, Pengumpul Kopi tingkat desa dan Kepala Desa Setempat.

Salah satu petani penerima manfaat, Maimunah, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan.
“Terima kasih kepada kopsen bahtera yang telah berkomitmen untuk menyalurkan mesin babat ini. Dengan adanya mesin babat ini, pekerjaan kami selaku petani menjadi lebih ringan dan cepat,” ujar Maimunah dengan penuh syukur.
Kopsen Bahtera berkomitmen untuk terus memanfaatkan dana premium Fair trade bagi program-program produktif dan sosial yang mendukung kesejahteraan anggota, ekonomi, dan lingkungan, termasuk peningkatan sarana pertanian, pelatihan teknis, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. (Mhd/LG01)
