
Redelong | Lintasgayo.com – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) me release data sementara yang menyebutkan sedikitnya 122 Jembatan, Gorong dan box culvert terputus pasca bencana hidrometeorologi yang terjadi di Kabupaten Bener Meriah, Senin (01/12/2025).
Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar melalui Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bener Meriah, Al Fahmi, menyatakan hal tersebut dalam laporannya kepada Sekretaris Daerah, Riswandika Putra, selaku kepala Badan Penanggulangan Bencana wilayah itu.
Fahmi mengatakan, 122 titik tersebut tersebar di 10 kecamatan dengan status jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten hingga jalan produksi produksi pertanian.
“Informasi ini berdasarkan survei yang dilakukan dinas PUPR hari ini. 122 titik ini belum termasuk badan jalan yang amblas dan tertimbun longsor,” ungkapnya.
“Maka untuk bisa melakukan rehab dan rekon ini akan membutuhkan waktu, biaya serta sumber daya yang besar agar semua kembali pulih dan akses akses kembali normal,” pungkas Fahmi. (Mhd)
