Drone Bantuan Sugiono Akan Dikembalikan

Foto : Menlu Sugiono Kirimkan Drone Ke Aceh Tengah

Takengon|Lintasgayo.com – Merespons kondisi darurat pasca bencana di Aceh Tengah, putra daerah asal Takengon, Sugiono, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia sebelumnya mendatangkan dua buah drone untuk mempercepat distribusi bantuan logistik ke lokasi-lokasi terpencil. Namun hingga saat ini, drone tersebut belum pernah dioperasikan.

PIC drone tersebut, Defriandi, menjelaskan bahwa setelah Posko Udara dibuka di Bandara Rembele, helikopter mulai beroperasi. Helikopter dinilai lebih efektif dan efisien karena memiliki kapasitas angkut yang lebih besar, hingga 1 ton, serta jangkauan yang lebih luas tanpa bergantung pada jaringan internet.

“Jadi menurut kami lebih efektif serta efisien menggunakan helikopter, Jangkauan drone tersebut juga terbatas, sekitar 60 kilometer pulang-pergi,” ujar Defriandi.

Ia mencontohkan, untuk menuju wilayah Serule, drone beserta pilotnya harus terlebih dahulu diangkut menggunakan kapal ke Bintang, yang tentunya memerlukan biaya cukup besar.

Terlebih lagi, drone tersebut hanya dapat menggunakan bahan bakar Pertamax Dex atau Pertamax Turbo, sementara ketersediaannya terbatas di wilayah bencana,” jelasnya.

Selain itu, operasional drone juga memerlukan izin terbang di wilayah Bandara Rembele, yang dinilai cukup merepotkan. Kendala lainnya, sistem drone menggunakan bahasa Mandarin, sehingga membutuhkan pilot atau operator dari China yang kompeten serta jaringan yang stabil, sebut Defriandi saat ditemui lintasgayo.com (16/12/2025)

Saat ini, drone tersebut dititipkan di Gedung KIR. Rencananya, drone akan dikembalikan kepada pihak Sugiono secara swadaya tanpa melibatkan anggaran pemerintah daerah, tutup Defriandi. (Mawardi) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.