
Takengon | Lintasgayo.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus berupaya membuka akses jalan menuju Kecamatan Rusip Antara yang terisolir.
Ditengah segala keterbatasan, satu alat berat mulai dikerahkan untuk membuka akses jalan darurat menuju kecamatan yang didiami hampir 10 ribu penduduk Aceh Tengah itu.
Titik lokasi yang sedang dikebut pengerjaan ialah jembatan Pelang yang menghubungkan Kecamatan Silih Nara dan Rusip Antara.
Jembatan yang telah rusak akibat diterjang banjir bandang tidak lagi dapat digunakan, alat berat bergerak mengupayakan jalan darurat agar dapat dilalui kendaraan roda dua.
Salah seorang warga Kecamatan Rusip Antara, Rudi, saat diwawancara Lintasgayo dilokasi menyampaikan harapannya agar akses jalan tersebut dapat segera digunakan.
Menurutnya, masyarakat di wilayah Rusip Antara hampir kehabisan stok kebutuhan pokok.
“Semoga segera dapat dilalui kendaraan roda dua. Hanya jembatan ini yang kendala, selain itu masyarakat udah gotong royong membuat jalan darurat yang dapat dilalui roda dua,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).
Amatan Lintasgayo.com, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Brigjen Muhammad Syeh Ismed ikut hadir langsung ke lokasi.
Ia menyebutkan pihaknya telah mengirimkan tim untuk mengecek langsung lokasi jalan Rusip Antara.
“Dua orang tim Zipur juga sudah masuk ke Kecamatan Rusip, dalam rangka assesment agar kita bisa menyiapkan data apa saja yang kita butuhkan untuk memperbaiki jalan ini ,” jelasnya.
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga juga tampak memantau langsung pengerjaan pembukaan jalan darurat itu.
Sebelumnya, Bupati Haili menaiki tali sling menyebrang menuju kampung yang terdampak langsung bencana di Kecamatan Rusip Antara. (Mhd)
