
Redelong | Lintasgayo.com – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dikabarkan menganjurkan pengalihan anggaran ketahanan pangan masing-masing desa untuk membeli beras dan dibagikan kepada masyarakat.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Bener Meriah, Iwan Pasha, saat dikonfirmasi membenarkan hal ini, Senin (22/12/2025).
Menurutnya, Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar telah mengeluarkan surat edaran no : 1402 Tahun 2025 tentang ketahanan pangan untuk penanggulangan bencana yang bersumber dari dana desa tahun anggaran 2025 pada 28 November 2025.
“Surat edaran itu berisi himbauan untuk mengalokasikan anggaran ketahanan pangan dana desa untuk membeli kebutuhan pokok, meliputi beras dan lain lain untuk dibagikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menindaklanjuti surat edaran tersebut kata Iwan Pasha, sebagian besar desa telah bergerak langsung membeli beras ke Aceh Utara, Lhokseumawe dan Bireun untuk belanja.
“Tujuannya untuk membantu masyarakat masing-masing desa. Agar tetap mendapat bantuan beras secara menyeluruh,” ungkapnya.
Iwan menjelaskan, secara keseluruhan beras yang berada di Bener Meriah saat ini tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat bahkan pada tingkat minimum yaitu 46 Ton.
Oleh karenanya, pemerintah mengupayakan beragam kebijakan untuk membantu meringankan beban masyarakat, seperti subsidi biaya angkut kebutuhan pokok dan pengalihan anggaran ketahanan pangan desa ini.
“Jumlahnya beragam, tergantung desa masing-masing,” katanya.
Iwan Pasha menambahkan, pihak nya dalam hal ini memberikan pendampingan langsung kepada desa yang mengalihkan anggaran ketahanan pangan ini.
“Aturannya ada, teknisnya akan kami dampingi,” pungkasnya. (Mhd)
