
Takengon | lintasgayo.com– Ratusan ibu ibu dan sedikit kaum bapak antri berjam jam untuk dapatkan gas tabung kecil 3 kilogram.
Inen Hendra, 50 tahun , mengaku sudah antri sejak jam 05.00 Wib, Selasa , 23 Desember 2025. Barulah sekitar jam 10.00Wib , Inen Hendra penduduk Tamidelem Kecamatan Kebayakan, mendapat gas. Setelah menyerahkan foto kopi KK.
Sementara Inen Shafa yang baru datang pukul 9.00 Wib, Selasa, tidak lagi mendapatkan gas meski sudah antri dua jam.
Ratusan Ibu ibu penduduk Kecamatan Kebayakan antri gas di dua titik pembagian. Di Mesjid Al Abrar Kebayakan dan Mesjid Pinangan.
Sayangnya, gas yang dibawa satu truk Colt Diesel dari Lhokseumawe, tidak dapat memenuhi kebutuhan warga di kampung Pinangan.
“Kita hidup seperti di jaman penjajah “, kata Afin, penduduk Paya Tumpi melihat antrian yang beratus orang. Namun gas yang tersedia tidak cukup.(Ashaf)
