
Redelong| Lintasgayo.com – Kabar duka datang dari Bener Meriah. Tokoh pendidikan, birokrasi, dan politik Bener Meriah, Abu Bakar, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Columbia Asia Medan pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 14.15 WIB, dalam usia 67 tahun.
Almarhum lahir pada 9 Juli 1958. Jenazah telah dipulangkan ke kampung halaman untuk dilaksanakan fardu kifayah di Desa Gunung Tritit, sebelum dimakamkan di Desa Gegerung pada Selasa, 23 Desember 2025, pukul 11.00 WIB.
Semasa hidup, Abu Bakar memiliki rekam jejak panjang di bidang pengabdian publik. Ia pernah berkiprah sebagai Guru, menjabat Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Bener Meriah.
Di bidang politik, almarhum tercatat sebagai anggota DPRK Bener Meriah dari Partai NasDem periode 2019–2024. Hingga akhir hayatnya, Abu Bakar juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai NasDem Bener Meriah.
Ketua DPD Partai NasDem Bener Meriah, Sarhamija, menyebut wafatnya Abu Bakar sebagai kehilangan besar bagi partai. “Kami merasa kehilangan kader terbaik kami,” ujarnya.
Pihak keluarga menyampaikan duka mendalam sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat.
“Dengan penuh keikhlasan, kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat atas segala khilaf dan kekurangan almarhum semasa hidup, serta mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan yang telah diberikan,” kata Rifki Adrian salah satu anak laki-laki almarhum.
Almarhum meninggalkan seorang istri dan lima orang anak, yakni Nopriandy, Edy Erfansyah, Junita Hartati, Rifki Adrian, dan Evitiarma.
Keluarga membuka rumah duka di Desa Gunung Tritit dan mempersilakan masyarakat untuk bertakziah selama tiga hari, seraya memohon doa agar almarhum diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. (LG07)
