Mahasiswa Dukung Langkah Cepat Bupati Aceh Tengah Tangani Bencana

Aliansi mahasiswa Aceh Tengah dan Bener Meriah saat berdiskusi dengan Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, di pendopo setempat. Dok Lintasgayo/AP.

Takengon | Lintasgayo.com – Aliansi Mahasiswa Gayo Bener Meriah (BM) dan Aceh Tengah (AT) di Banda Aceh menyatakan dukungan penuh terhadap langkah cepat, responsif, dan kepedulian yang ditunjukkan Bupati Aceh Tengah dalam menangani dampak bencana alam yang terjadi di Kabupaten sekitar Danau Lut Tawar itu.

Salah seorang perwakilan mahasiswa, Farhan Ananda mengatakan kehadiran mereka di Aceh Tengah adalah bentuk solidaritas dan dukungan moril kepada Bupati dan jajaran.

Ia berharap Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga , tetap semangat dalam upaya menuntaskan dampak bencana yang dialami masyarakat.

“Pak bupati tetap semangat dan harus lebih intens dalam upaya menuntaskan baik itu tanggap darurat maupun dampak pasca bencana ini,” ujar Farhan, Selasa malam (23/12/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa gerakan solidaritas mahasiswa gayo di Banda Aceh telah menghimpun dan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 330 kilogram beras, 31 kardus mi instan, pakaian layak pakai, serta berbagai perlengkapan dapur.

“Bantuan tersebut telah disalurkan langsung ke Kampung Rawe dan Kampung Kenawat, dua wilayah yang terdampak cukup parah akibat bencana,” ungkapnya.

Selain itu kata Farhan, mahasiswa juga membuka dapur umum di Banda Aceh guna memenuhi kebutuhan mahasiswa asal Aceh Tengah dan Bener Meriah yang sedang berada di perantauan.

“Semangat mahasiswa terus menyala untuk membantu masyarakat. Ini adalah wujud nyata tanggung jawab sosial dan kepedulian kami terhadap daerah asal,” ujar Farhan.

Farhan juga menyampaikan bahwa, dalam proses kegiatan relawan Aliansi Mahasiswa Gayo Bener Meriah dan Aceh Tengah ini juga banyak dukungan dari beberapa lembaga, mulai dari keberangkatan, estapet di wilayah Tenge Besi, hingga pendistribusian kepada masyarakat.

Lembaga tersebut antara lain, Yayasan Kayang Bangun Semesta, Aceh Bangkit, Kagama, dan Sopan Gayo.

Ditempat yang sama perwakilan mahasiswa lainnya, Asraf, menegaskan bahwa upaya penanganan bencana tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat semata, melainkan harus berlanjut pada pemulihan ekonomi masyarakat.

“Masyarakat harus saling melindungi dan bangkit bersama. Sinergi antara pemerintah daerah, khususnya Bupati Aceh Tengah, dan elemen mahasiswa sangat dibutuhkan agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Arta, perwakilan organisasi mahasiswa asala Bener Meriah. Ia menekankan pentingnya persatuan gerakan mahasiswa lintas daerah dalam merespons situasi kemanusiaan.

“Gerakan mahasiswa Bener Meriah dan Aceh Tengah harus bersatu. Ini bukan sekadar soal daerah, tetapi soal kemanusiaan dan solidaritas sesama,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, aliansi mengingatkan agar penyaluran bantuan dilakukan secara adil, transparan, dan akuntabel, guna menghindari penumpukan logistik maupun potensi penyimpangan.

Mahasiswa juga mendorong terbangunnya sinergi yang kuat antara pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat sipil demi percepatan pemulihan Aceh Tengah dan Bener Meriah pascabencana.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan mahasiswa dan berharap kolaborasi seluruh pihak untuk menangani bencana ini.

“Terimakasih kami ucapkan kepada anak kami di perantauan. kami mohon dukungan semua pihak, supaya pemerintah bisa fokus menangani dampak bencana ini,” ujar Haili.(Mhd/AP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.