
Redelong | Lintasgayo.com — Jembatan darurat Kanis yang dibangun secara swadaya oleh warga dilaporkan terancam ambruk setelah dilintasi kendaraan roda empat.
Jembatan kayu tersebut mulai difungsikan sejak 6 Desember 2025 dan sejatinya tidak dirancang untuk menahan beban berat.
Pantauan Lintasgayo.com pada Kamis (25/12/25), sebuah mobil jenis Pajero Sport nekat melintasi jembatan tersebut.
Aksi itu memicu kekhawatiran warga karena kondisi konstruksi jembatan hanya diperuntukkan bagi kendaraan ringan.
Jembatan darurat Kanis saat ini menjadi akses utama bagi masyarakat dari 14 desa di Kecamatan Syiah Utama untuk mengangkut hasil panen, mengingat belum tersedianya jembatan permanen di lokasi tersebut.
Selain itu jembatan ini juga merupakan jalur alternatif ke beberapa desa di kecamatan Mesidah.
Di sekitar jembatan terlihat satu unit tenda BNPB serta tiga unit alat berat yang terparkir.
Menurut keterangan warga, jembatan tersebut dibangun atas inisiatif Camat Syiah Utama bersama pihak Polsek setempat dan masyarakat, meskipun secara administratif lokasi jembatan berada di wilayah Kecamatan Bandar.
Warga berharap adanya pengawasan dari pemerintah terhadap penggunaan jembatan darurat itu.
“Kalau perlu, ada petugas yang berjaga agar sementara hanya kendaraan roda dua dan roda tiga yang diizinkan melintas,” ujar salah seorang warga. (Ihfa)
