
Redelong | Lintasgayo.com – Sebanyak 40 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Bener Meriah di evakuasi ke Rutan Takengon.
Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah, Heddry Yadi, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (31/12/2025).
Menurutnya, evakuasi tersebut dilakukan sehubungan dengan meningkatnya aktivitas gunung api Burni Telong.
“Setelah status gunung api naik, semalam sekira jam 11.00 wib kita evakuasi ke Takengon,” ujar Heddry Yadi.
Ia menjelaskan, pada 20 Desember 2025 pihaknya juga sudah mengevakuasi sebanyak 50 warga binaan ke Rutan Takengon.
“Masih ada 212 warga binaan yang masih mendiami Rutan II B Bener Meriah,” ungkapnya.
Pihaknya kata Heddry Yadi akan terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait di Bener Meriah.
“Kami juga terus melaporkan hal ini pada Kakanwil dan menunggu perintah lanjutan,” jelasnya
Meski demikian, kata Heddry dirinya tetap berdoa agar status gunung Burni Telong kembali normal seperti biasa, sehingga aktivitas di Rutan berjalan kondusif seperti hari-hari sebelumnya.
“Kalau panik pasti. Namun apapun kejadian, saya tetap bersama warga binaan. Saya tetap disamping mereka. Semoga kondisi ini kembali normal,” pungkas Heddry. (Mhd)
