Tiga Kampung, Warga Aceh Tengah Geram, Data Pemda Tidak Akurat, Akses Masih Terputus Total

Foto : Reje Kampung Atu Payung, Mengeluhkan Akses Jalan Ke Desanya.

Takengon|Lintasgayo.com– Masyarakat tiga kampung di wilayah Serule, Atu Payung, dan Jamur Konyel, kecamatan Bintang, Aceh Tengah, melayangkan protes keras kepada Pemerintah Daerah.

Mereka mengecam data pemerintah yang dinilai tidak akurat karena menyebut wilayah mereka sudah tidak terisolasi, padahal kenyataannya akses jalan menuju kampung mereka masih terputus total.

Reje Atu Payung, M. Ali, yang mewakili warga, secara tegas meminta Bupati atau Wakil Bupati Aceh Tengah untuk datang melihat langsung kondisi sebenarnya. “Jangan datang pakai helikopter, Saya ajak Bapak Bupati datang naik sepeda motor, atau bahkan berjalan kaki seperti yang kami lakukan setiap hari,”ujar M. Ali. (1/1/2026).

Ia menilai kunjungan pejabat yang hanya lewat udara tidak menggambarkan penderitaan warga yang harus berjuang menempuh jalan rusak dan berbahaya setiap hari.

M. Ali juga mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam membuka akses. “Alat berat yang diturunkan cuma dua unit. Apa cuma itu saja, Pak? Kami masih terkurung di sini,” keluhnya.

Ia membantah klaim pemerintah soal status tidak terisolasi. “Kalau Bapak bilang tidak terisolasi, memang bisa lewat mana? Naik sepada motor satu hari, jalan kaki juga satu hari. Itu namanya terisolasi” Tambahnya

Aktivitas belajar-mengajar di sini juga terpaksa berhenti karena tenaga pendidik yang berasal dari luar tidak bisa masuk akibat jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan biasa. Selain pendidikan, layanan kesehatan dan perekonomian warga juga terhambat parah, tutup M.Ali.( Mawardi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.