AMG Sebut Ada Limbah Getah Di Saluran Air, PT JMI : Kami Punya IPAL Dan Ikuti PERTEK

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) PT. JMI. Dok Ist.

Takengon | Lintasgayo.com – Koordinator Aliansi Masyarakat Gayo Sadikin Arisko mengaku pihaknya menerima laporan dari masyarakat Isak kecamatan Linge kabupaten Aceh Tengah yang resah dengan aliran limbah yang di duga mengalir dari pabrik getah pinus PT. Jaya Inter Nusa (JMI).

Hal ini Sadikin sampaikan melalui pers rilisnya yang diterima Lintasgayo.com pada Minggu (10/08/2025).

“Masyarakat Isak seputaran pabrik saat ini resah dengan aliran limbah dari PT JMI, mereka mengirimkan dokumentasi perairan mereka saat ini di aliri limbah cair berwarna hitam dan ber busa,” ucap Sadikin

Menurut Sadikin arisko, hal ini tidak bisa di biarkan begitu saja karena akan berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat sekitar serta ekosistem dan kerusakan lingkungan

“Ini tidak bisa di biarkan, instansi terkait harus segera turun ke lapangan. Menurut informasi yang kami terima dari masyarakat setempat bahwa PT. JMI membuang limbah Tengah malam saat hujan. Dan mereka sudah mengkonfirmasi ke pihak PT. JMI namun mereka tidak merespon” ujar Sadikin

Sadikin juga menegaskan jika pemerintah daerah Aceh Tengah dan instansi terkait tidak segera turun, maka pihaknya akan melakukan aksi demonstrasi dengan masyarakat sekitar pabrik

“Saya berharap pemerintah daerah Aceh Tengah dan instansi terkait agar secepatnya turun, jika tidak dalam waktu dekat kami akan membersamai masyarakat sekitar pabrik untuk melakukan aksi demontrasi, di karenakan tindaka PT. JMI tersebut seolah hanya mencari keuntungan sepihak tanpa memikirkan dampak buruk bagi masyarakat Aceh Tengah,” tutupnya.

Menjawab hal ini, Tim Lintasgayo.com mengkonfirmasi langsung kepada Humas PT. JMI Idham, Senin malam (11/08/2025).

Pihak PT. JMI melalui Idham, membantah busa yang berada di saluran air seperti dalam foto yang beredar berasal dari mereka, dikarenakan pihaknya telah memiliki instalasi IPAL dan telah mengikuti PERTEK untuk pengelolaan air limbah.

“PT.JMI adalah perusahaan yg ingin memenuhi segala ketentuan yang berlaku. Disamping itu, kami selalu berada dalam pengawasan DLHK, DLH maupun GAKKUM, tidak serta-merta membuang limbah sembarangan,” ujarnya.

Untuk kualitas air limbah kata Idham, PT. JMI rutin mendatangkan petugas Laboratorium yang terakreditasi untuk pengambilan sample air limbah maupun air sumur pantau untuk pengecekan Ph air.

Idham menambahkan, pihaknya juga telah menghubungi pemuda setempat An. Ucok yang mengambil foto busa di saluran air.

“Kita sudah sampaikan kepada bang ucok bahwa busa tersebut bukan berasal dari PT.JMI serta menjelaskan bahwa air limbah PT.JMI dikelola mengikuti PERTEK,” kata Idham

Terpisah, pemuda setempat Ucok, yang dikonfirmasi Tim Lintasgayo.com membenarkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan pihak PT. JMI terkait foto busa disaluran air yang ia potret.

“Kami mengambil foto tersebut hanya ingin mengkonfirmasi bawah busa tersebut apakah berasal dr PT.JMI atau bukan,” ujar Ucok.

“Kemudian kami telah mendapat penjelasan dari PT.JMI, mereka tidak membuang limbah ke saluran air, melainkan menggunakannya untuk penyiraman tanaman yang berada di kawasan pabrik,” tambahnya.

Disamping itu kata ucok, PT. JMI telah memperlihatkan instalasi ipal untuk pengelolaan air limbah kepada mereka. (Mhd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.