
Takengon | Lintasgayo.com – Tokoh pemuda Aceh Tengah, Hamzah, menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak di Kabupaten Setempat, Selasa (14/10/2025).
Ia mendesak aparat penegak hukum dalam hal ini Kepolisian untuk menyelidiki penyebab kelangkaan itu.
“Kelangkaan Bahan Bakar Minyak di aceh tengah bukan sekadar hal biasa, bahkan dapat mempersulit masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, hingga menjadi dampak buruk bagi perekonomian masyarakat,” ujar Hamzah.
Hamjah menjelaskan, bahwa ada tiga unit pertamina besar di aceh tengah, tapi di ketiga pertamina besar tersebut roda dua dan roda empat antri hingga berjam-jam lamanya untuk mengisi BBM.
“Dampak dari kelangkaan bbm baik bersubsidi maupun nonsubsidi, galon pengecer seputaran kota takengon menjadi kosong total,” ungkapnya.
Ia mendesak aparat penegak hukum terutama kepolisian harus hadir di tengah penderitaan rakyat.
“Polisi harus turun memastikan bahwa kelangkaan ini, tidak ada aktifitas penimbunan bbm secara brutal di aceh tengah, yang di lakukan oleh oknum-oknum tertentu,” tegas Hamzah.
“Kemudian pemerintah daerah jangan abai terhadap penderitaan masyarakat aceh tengah, lihat di jalan pak, mobil antri yang semrawut, kalian dimana kata?,” pungkasnya. (Mhd)
