
Takengon | Lintasgayo.com – Pelatihan menjahit yang diikuti oleh 105 desa sekabupaten Aceh Tengah masih berlangsung.
Lembaga Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Daerah (LPKPD) sebagai pihak ketiga kegiatan itu memungut Rp 6,5 Juta untuk setiap peserta yang dikirimkan oleh masing-masing desa.
Uang ini digunakan untuk memenuhi berbagai fasilitas penunjang pelatihan. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ketua Forum Reje Aceh Tengah, Abdul Wahid, saat dikonfirmasi Tim Lintasgayo.com, Minggu (26/10/2025).

“Banyak fasilitas yang didapatkan oleh peserta, seperti mesin jahit 2 unit per desa, alat menjahit 1 set meliputi Gunting, rol, meteran, kapur penggaris, kain, benang perlengkapan mesin, jarum dan lain-lain,” ujar Abdul Wahid.
Selain itu kata dia, peserta juga mendapat seragam pelatihan berupa baju batik muslim, tas dan ATK, sertifikat dan fasilitas penginapan dan tempat pelatihan.
“Masing-masing peserta dapat uang saku. Tenaga pelatih dalam pelatihan ini dari BLK Kabupaten Aceh Tengah,” tutup Abdul Wahid. (LG01)
