Sebulan Pasca Bencana, 93 Desa di Aceh Tengah Masih Gelap Gulita

Ilustrasi. Dok Pexel/Krizalid Daza

Takengon | Lintasgayo.com – Genap satu purnama pasca bencana, belum semua warga di Kabupaten Aceh Tengah melewati malam dengan lampu menyala. Sedikitnya, 93 Desa masih gelap gulita.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Manajer PLN ULP (Unit Layanan Pelanggan) Takengon, Muhammad Furqan, kepada Lintasgayo, Sabtu (27/12/2025).

Menurutnya, dari 12 kecamatan yang jadi wilayah kerja pihaknya satu diantaranya masih padam total yaitu Kecamatan Bintang. Hal ini disebabkan oleh terputusnya akses jalan menuju lokasi sehingga menyulitkan PLN membawa alat dan kebutuhan untuk memperbaiki.

“Akses jalannya baru-baru ini terbuka, kami kesulitan memobilisasi alat kelistrikan seperti tiang dan material lainnya,” ujarnya.

Saat ditanyai perihal kapan listik untuk wilayah tersebut akan menyala, Furqan mengatakan pihaknya belum dapat memastikan namun ratusan personil PLN saat ini sedang bekerja dilapangan.

“Kondisinya jalan hari ini bagus, besoknya lonsor lagi. Ini salah satu kendala yang menghambat pekerjaan kita,” ungkapnya.

Furqan menambahkan, di kecamatan Rusip Antara ada 3 desa yang telah dialiri listrik, sisanya masih dalam proses pengerjaan.

“Di Rusip Antara ada dua desa yang kita sediakan ginset yaitu desa Kuala Rawa dan Tanjung. Kita hidupkan pukul 18.00 Wib sampai 23.00 Wib,” katanya.

“Merandih paya, Pilar jaya, Tirmi Ara, Pantan Bener, Kerawang, Kuala Rawa, Pilar Wih Kiri, Rusip, Atu Singkih, Mekar maju, paya tampu, tanjung dan Lut Jaya masih padam,” sambungnya.

Furqan menjelaskan, di Kecamatan Celala 14 desa sudah menyala, 3 sisanya yaitu Tanoh Depet, Uning Berawang Ramung dan Sepakat masih padam.

“Kecamatan yang sudah menyala antara lain, Atu Lintang, Bebesen, Bies dan pegasing, Jagong Jeget, Kebayakan, Lut Tawar dan Pegasing,” ujarnya.

Untuk kecamatan Linge kata Furqan, 12 desa sudah aman sementara 14 desa lainnya masih dalam proses perbaikan.

“Desa yang masih padam di Linge yaitu Delung Sekinel, Gewat, Jamat, Gelampang Gading, Linge, Lumut, Mungkur, Owaq, Pantan Nangka, Penarun, Sp, 3 Uning, Umang, Reje Payung dan Kute Reje,” katanya.

“Dari 33 Desa di Kecamatan Silih Nara terdapat 7 desa yang masih padam yaitu Terang Engon, Jerata, Paya Pelu, Rebe Gedung, Reremal, Tenebuk Kampung Baru, Arul Kumer Timur,” pungkasnya.

Sementara itu, dua Kecamatan di Aceh Tengah yang masuk ke wilayah kerja PLN ULP Janarata yaitu Ketol dan Kute Panang juga belum menyala.

11 Desa di Kecamatan Ketol belum dialiri listrik, sementara Kecamatan Kute Panang masih padam total. (Mhd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.