
Takengon | lintasgayo.com– Sepekan setelah banjir dan longsor yang terjadi pada 26 November 2025, Kolaborasi Relawan Gayo langsung membuka Posko di Gedung Gentala,yang merupakan pusat kegiatan olah raga dan kantor Koni Aceh Tengah.
Adalah Muhammad Ibnu Akbar, yang berinisiatif membuka posko setelah melihat banyaknya korban longsor dan banjir. Keadaan diperparah ratusan titik longsor di 14 Kecamatan Aceh Tengah,telah membuat masyarakat terkurung dan terancam kelaparan.
“Diperlukan tindakan yang cepat untuk membantu warga korban dan yang terdampak”, kata Mamat, sapaan akrab aktivis pecinta alam dan pengurus Koni ini.
Lalu , Mamat bersama Rahmuddin dan Kapten CPM Kaman Selian , masing masing sebagai Penanggung Jawab Posko, Koordinator Posko Kolaborasi , membentuk Kolaborasi Relawan Gayo.
Kolaborasi Relawan ini berasal dari berbagai organisasi dan perorangan yang peduli dan ikut serta membantu. Seperti,
mahasiswa, anggota pramuka, Menwa, Mapala, atlet FPTI dan Arung Jeram. Sahabat Safar , Media Lintasgayo.com.
Di Banda Aceh, jelas Mamat ada Rahmudin, Sutarmi dan Salihin. ” Mereka menghubungi para pihak,termasuk Mualim dan mengirim bantuan secepatnya dengan jalur udara, di awal bencana” tegas Mamat.

“Ada 120 relawan yang bekerja siang dan malam di sini”, rinci Mamat. Diterangkan, bahwa semua relawan bekerja dengan sistim yang ketat dan terarah.
Relawan dari mapala dan fpti lebih banyak dilapangan yang sulit dan terisolir sekaligus memetakan kawasan bencana.
Membuat penyeberangan dari sling, tempat pendaratan heli dan pendataan. Data data dari lapangan dan kebutuhan pengungsi akan dikirim oleh relawan lainnya
Proses pengirimannya tidak mudah , ulas Mamat. Ada yang dipanggul, digotong, memakai kenderaan roda dua , dll.
Mamat, Wakil Koordinator Bidang Relawan dan Posko , menyebutkan, bantuan yang telah disalurkan mencapai 8 ton lebih dan puluhan juta uang yang tercatat resmi.
Seperti Sembako, bbm, pakaian, matras, selimut , drum plastik hingga trauma healing.
” Bantuan disesuaikan kebutuhan penyintas dan keinginan donatur”, papar Mamat.
Bantuan berasal dari sejumlah donatur. Perseorangan , Jampang Peduli Bandung, Danlanal Lhokseumawe, Wamendes RI, dan banyak yang tak mau disebut.
Selain itu, Posko Kolaborasi Relawan Gayo di support oleh MBG dari Dapur SPPG Simpang 4, dan SPPG Saudagar Rakyat Aceh, Pegasing 01.
Pada rapat dengan pimpinan daerah dan semua unsur yang terlibat di penanganan bencana banjir dan longsor, 26/12/2025. Mamat berharap Pemda memiliki data dan kawasan bencana dan yang telah dilakukan.
“Agar penanganan bencana dan bantuan tidak tumpang tindih dan akurat”, harap Mamat.(Aman Shafa)
