Masyarakat Swadaya Perbaiki Jalan Nasional, Genap : Harusnya Pemerintah Malu

Masyarakat gotong royong memperbaiki jalan nasional di Desa Kemerleng-isaq, Aceh Tengah. Dok Ist

Takengon | lintasgayo.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, Genap, merasa kecewa terhadap lambatnya penanganan kerusakan jalan nasional di Desa Kemerleng, Kecamatan Linge.

Pasalnya, sudah hampir 1 bulan pasca bencana hidrometeorologi melanda Aceh Tengah, belum ada tanda-tanda perbaikan dari pihak terkait.

Hal ini ia sampaikan langsung kepada Lintasgayo lewat sambungan telepon selulernya, Selasa malam (23/12/2025).

Sekretaris Fraksi Nasdem DPRK Aceh Tengah, Genap. Dok. Pribadi

Genap mengatakan, Pemerintah lamban dalam penanganan jalan nasional yang menghubungkan empat desa yaitu Desa Uning, Desa Gewat, Desa Pantan Nangka dan Desa Mungkur, serta salah satu Jalan menuju ke Gayo Lues.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama dalam penyaluran logistik bantuan pasca banjir dan tanah longsor.

Genap mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk segera mengambil langkah cepat dan tidak menutup mata terhadap kondisi ini.

Menurutnya, status jalan yang merupakan jalan nasional menjadikan Kementerian PU sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.

“Sudah hampir sebulan, tetapi jalan nasional yang menghubungkan empat desa belum diperbaiki. Ini adalah jalan nasional, seharusnya Kementerian PU cepat tanggap dan bertanggung jawab penuh,” ujar Genap kesal.

Genap menambahkan, Tidak kunjung diperhatikan memaksa warga setempat mengambil inisiatif sendiri.

Masyarakat kata Genap, bosan menunggu bantuan dari pemerintah dan akhirnya bergotong-royong, patungan untuk memperbaiki jalan agar bisa dilalui kendaraan.

Genap mengungkapkan pemerintah seharusnya malu melihat dan menilai inisiatif warga yang merupakan bentuk sindiran halus bagi pemerintah yang lamban bekerja.

“Masyarakat bergotong-royong karena mereka sudah terlalu lama menunggu. Seharusnya kita malu melihat masyarakat harus patungan memperbaiki fasilitas negara dalam situasi sulit seperti ini,” tegassnya.

Politisi Nasdem ini menekankan bahwa percepatan perbaikan jalan bukan sekadar masalah akses jalan melainkan kebutuhan mendesak untuk kemanusiaan ditengah bencana.

“Rusaknya akses jalan menghambat distribusi bantuan bagi warga yang terdampak bencana. Pemerintah segera menurunkan alat berat ke lokasi,” tutupnya. (LG01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.