Hari Ini Kapolres Bener Meriah Laporkan Hasil Penyelidikan Penembakan Bupati BM ke Polda

Redelong | Lintas Gayo : Polisi Bener Meriah didukung Polda Aceh serta tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara (Sumut), menemukan titik terang misteri penembakan mobil pribadi bupati Bener Meriah Ir.H.Tagore AB yang terjadi Rabu (1/6).

“Polisi bekerja serius dan optimis kasus ini akan terungkap” ujar AKBP Hari Apriono, Kapolres Bener Meriah kepada Lintas Gayo dalam reka ulang penembakan menggunakan berbagai jenis senjata pada  bagian mobil  yang mirip dengan yang digunakan bupati Bener Meriah dan sopirnya saat kejadian.

Reka ulang penembakan dilakukan di lapangan tembak Polres Bener Meriah, Kamis sore (9/6) diawasi dua orang tim forensic Polda Sumut.  “Besok (Jum’at, 10/6) saya akan memaparkan hasil penyidikan Polres Bener Meriah dihadapan Kapolda”, kata AKBP Hari Apriono.

Menurut Kapolres Bener Meriah, Reka ulang penembakan menggunakan berbagai jenis senjata seperti AK, SS, Pistol dan Revolver serta Glock guna mengetahui  kemungkinan senjata yang digunakan. ‘Polisi sudah menemukan salah satu bagian yang diduga  kemeja proyektil  (bagian atau lapisan yang melindungi proyektil-Red) senjata api dari mobil  bupati”, kata Hari.

Dijelaskan Hari , polisi Bener Meriah sudah meminta keterangan dari supir bupati Bener Meriah , Gempa Alamsyah dan dari Bupati. Namun hingga kini polisi Bener Meriah belum menetapkan tersangka karena masih mendalami kasus ini dengan melibatkan tim ahli forensic.

Tim Labfor Polda Sumut , lanjut Kapolres Bener Meriah akan menuangkan laporan rekonstruksi  penembakan mobil bupati Bener Meriah dalam bentuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang akan dijadikan salah satu data penyelidikan polisi.

Menurut catatan, setelah kejadian penembakan mobil bupati Bener Meriah, polisi Bener Meriah langsung melakukan penyelidikan didukung  tim Polda Aceh serta Labfor Polda Sumut. Bahkan Tim Labfor Polda Sumut sudah dua kali melakukan rekonstruksi.

“Polisi serius dan bekerja professional mengungkap kasus ini”, pungkas AKBP Hari Apriono

Seperti diberitakan sebelumnya, Mobil Bupati Bener Meriah, Ir.H. Tagore Abubakar ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) saat melintasi jembatan di Desa Uning, Simpang Teritit, Bener Meriah, Rabu (1/6/2011).

Penembakan itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB . Tiga buah lubang peluru menembus mobil bupati . Satu di kaca depan, dua dibagian samping kiri mobil bupati BL 1 YA. (win)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.