by

Di Takengon, Ada Penikaman Saat Irwandi Yusuf Pidato Anti Kekerasan

Korban pemukulan dan penikaman, Win Suardi tampak babak belur saat akan dibawa ke RSU Datu Beru Takengon. (Foto Maharadi)

.

Takengon | Lintas Gayo –  Kekerasan bersenjata kembali terjadi di Aceh dan kali ini berupa penikaman saat kunjungan Silaturrahmi Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dengan salah satu ormas Aceh Tengah, Laskar Merah Putih (LMP) serta masyarakat Gayo yang berlangsung di Gedung Olah Seni Takengon (GOST) Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (29/1/2012).

Insiden penikaman itu terjadi disaat Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, sedang menyampaikan pidato di gedung tersebut dihadapan ribuan masyarakat Aceh Tengah yang berasal dari sejumlah elemen, Minggu (29/1/2012). Salah satu anggota LMP Wilayah Aceh Tengah, Win Suardi, (33), ditikam dan babak belur dihajar sejumlah anggota LMP lainnya.

Alhasil akibat insiden itu, Win Suardi, mengalami luka tusukan dibagian belakang, dibawah pinggang sebelah kiri dan luka lebam dibagian mata sebelah kanan. Diketahui, warga Kampung Asir-asir Kecamatan Lut Tawar itu ditikam seorang anggota LMP berinisial Al, (28) dengan menggunakan sebuah sangkur hingga Win Suardi berlumpuran darah, sekira pukul 11.40 Wib.

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf saat berpidato di GOS Takengon beberapa saat sebelum insiden penikaman. (Foto Maharadi)

Win Suhardi yang juga mengenakan pakaian kebesaran LMP, setelah beberapa menit dari jadi penikam tersebut, kembali bangun untuk menjumpai ketua Laskar Merah Putih, Rizalihady yang duduk dibagian didepan saat acara tersebut. Persis saat Irwandi Yusuf sedang menyampaikan pidatonya.

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf mengaku sangat kecewa dengan kejadian tersebut. Kebetulan, Irwandi Yusuf sedang menyampaikan pidato dalam kontek perdamaian Aceh tanpa ada kekerasan dan intimidasi.

“Saya terkejut dan sedih ketika saya berbicara anti kekerasan, kenapa ada kekerasan di ruang ini, kata Irwandi sembari meminta kepada panitia untuk membawa korban ke Rumah Sakit dan kepada pelaku agar diproses secara hukum.

“Karena negara ini adalah Negara hukum, maka kejadian ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Irwandi dengan nada geram sambil memukul podium dihadapan ratusan undangan yang hadir termasuk Bupati Aceh Tengah, Ir H Nasaruddin MM dan Calon Wakil Gubernur Aceh, Muhyan Yunan yang berpasangan dengan Cagub Irwandi Yusuf pada Pemilukada 2012.

Sejauh ini, pihak kepolisian belum mengetahui motif kasus ini. Dan saat ini, pelaku telah diamankan Polres Aceh Tengah.

Informasi yang dihimpun Lintas Gayo dari sejumlah anggota LMP, kejadian itu bermula ketika adu mulut antara Win Suardi yang mengaku sebagai anggota Koordinator LMP Aceh Tengah dengan seorang anggota LMP lain. Saat itu Win Suhardi berkeinginan menjumpai Irwandi, namun ditahan oleh anggota LMP. Tanpa diduga tiba-tiba saja telah terjadi pengeroyokan terhadap korban dan berujung penikaman.

Sementara itu, Ketua Laskar Merah Putih, Rizalihady membantah bahwa korban Win Suardi, sebagai anggota Laskar Merah Putih Provinsi Aceh dan Kabupaten setempat. “Dia bukan anggota Laskar Merah Putih,” kata Rizalihady.

Mengenai seragam yang korban kenakan, kata Rizal, mungkin korban dapatkan dari Jakarta Timur, “Yang jelas korban bukan anggota wilayah Aceh,” cetus Rizalihady usai acara saat bertemu dengan wartawan.

Terkait kasus ini, Kapolres Aceh Tengah, AKBP Edwin Rachmat Adikusumo melalui Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah, IPTU Wendi Oktariansyah, via telepon seluler kepada Lintas Gayo membenarkan telah mengamankan Al sebagai tersangka pelaku penikaman terhadap korban Win Suardi.

“Motif penikaman ini belum kita ketahui karena pelaku hingga saat ini masih kita periksa,” ujar Kasat Reskrim seraya menambahkan pemukulan korban puluhan anggota Laskar Merah Putih dan tidak menutup kemungkinan pelaku bisa jadi bertambah. (Maharadi/Red.03)

.

Comments

comments