by

Unimed Terima Bebas Tes 10 Siswa SMAN 1 Blang Kejeren

Blang Kejeren | Lintas Gayo : Para pelajar Belangkejeren memiliki kebiasaan merayakan kelulusan sekolah dengan pawai keliling Kota Belangkejeren sebanyak dua kali. Seusai Ujian Nasional (UN) dan setelah melihat pengumuman kelulusan.

Menurut Salah Satu Guru Sekolah SMAN 1 Belangkejeren Syaiful Amru S.Pd, telah memperingatkan para siswanya sejak awal untuk tidak mengikuti pawai atau aksi coret baju, baik seusai UN ataupun keluarnya pengumuman kelulusan. Bahkan pihak sekolah meminta bantuan aparat untuk ikut memantau kegiatan pawai tersebut.

“Para siswa ketika melihat pengumuman kelulusan kami himbau tidak mengenakan pakaian sekolah,  hal ini untuk menghindari adanya aksi coret baju. Namun jika ada yang secara sembunyi-sembunyi melakukannya di luar sekolah, di luar tanggung jawab kami”, ujar Syaiful Amru yang dihubungi via telepon selular, Selasa (17/5)

Kalaupun ingin melakukan aksi coret baju, gunakanlah pakaian yang sudah tidak layak disumbangkan, karena masih banyak pelajar yang untuk membeli pakaian sekolah saja tidak mampu, tambahnya.

Menurut Syaiful Amru, para siswanya lulus 100 persen dengan mata pelajaran tertinggi adalah pelajaran kimia. Dari 212 peserta UN, dua diantaranya tidak mengikuti ujian karena telah menikah sebelum ujian tiba.

Siswa SMAN 1 pada tahun ini yang lulus ke perguruan tinggi melalui seleksi Ujian Seleksi Masuk Universitas (USMU) ada 10 siswa, seluruhnya di Universitas Negeri Medan (Unimed). Sedangkan yang melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri  (SNMPTN) belum diketahui berapa siswa yang lulus karena pengumumannya belum keluar.

Harapan Syaiful Amru S.pd , para siswanya yang telah menamatkan sekolah dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, belajar yang lebih giat kendati telah lulus sekolah. Kalaupun tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, usahakan jangan menjadi pengangguran apalagi sampai menganggu warga sekitar. (yy)

Comments

comments