by

Mahasiswa Taman Pelajar Aceh (TPA) Yogyakarta gelar Mubes Ke-31

Yogyakarta | Lintas Gayo – Seluruh badan organisasi semi otonom mahasiswa yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota yang berasal dari provinsi Aceh yang tergabung di dalam struktur fungsionaris koordinatif dalam organisasi Taman Pelajar Aceh (TPA) Yogyakarta, Minggu (18/12/2011) hadir mengikuti Musyawarah Besar (Mubes) ke-31 organisasi tersebut.

Sejumlah alumni dan petua asal Aceh yang berdomisili di Yogyakarta juga tampak hadir sebagai peninjau. Mereka masuk dalam struktur fungsionaris organisasi TPA periode 2010-2011.

Digelarnya Mubes ini juga dalam rangka pergantian pengurus baru TPA Periode 2012-2014. Acara yang diselenggarakan di  gedung utama Balee Gadeng Taman Pelajar Aceh Yogyakarta ini terbuka bagi seluruh mahasiswa dan tokoh-tokoh masyarakat Aceh Se-Yogyakarta.

Peserta yang hadir kurang lebih 400 orang bersama undangan yang telah disebarkan, undangan tersebut meliputi ketua Himpunan Masyarakat Aceh Yogyakarta (HIMA) serta para alumni TPA baik yang berdomisili di Yogyakarta maupun di daerah lainnya.

Mubes kali ini dirasakan lebih spektakuler di banding sebelumnya dikarenakan gedung Utama Balee Gadeng tampak telah sesak dipenuhi para peserta sejak pukul 11.00 WIB sampai-sampai sebagian peserta tidak kebagian kursi sehingga terpaksa berdiri demi ikut ambil bagian menyukseskan acara tersebut.

Adapun rangkaian acara ceremonial dan Pleno yang di gelar pada Mubes kali ini terdiri dari pembahasan Tata tertib, AD/ART, GBHKO, pemilihan ketua umum serta di tutup dengan pemilihan Team Formatur yang berjumlah 7 (tujuh) orang dari kalangan domisioner organisasi dan peserta Mubes.

Wakil ketua panitia pelaksana Mubes  Ke-31, Rizal, mengatakan sangat terharu dan merasa sangat bahagia karena acara Mubes kali ini bisa berjalan dengan lancar terlebih antusiasme peserta yang hadir yang sangat luar biasa.

Dia juga memuji kekritisan peserta dalam acara tersebut. Harapannya dalam Mubes kali ini bisa memilih pemimpin TPA kedepan yang lebih visioner, cerdas dan Islami untuk membangun Aceh di masa yang akan datang.

Sementara itu, dalam sambutannya Fauzan sebagai Pembina TPA menyatakan memberikan apresiasi penuh terhadap  berlangsungnya acara ini dan dia juga berpesan agar TPA kedepannya menjadi organisasi paguyuban terbaik di Yogyakarta karena di tinjau dari sisi sejarah organisasi ini merupakan organisasi paguyuban daerah yang pertama di Yogyakarta.

Kedepan, dia berharap harus di kelola oleh orang-orang capabel, professional dan cerdas.

“Acara ini juga sebagai ajang silaturrahmi dan perkenalan antar mahasiswa Aceh Se-Yogyakarta yang notabenenya berjumlah ratusan orang yang tersebar di berbagai universitas-universitas di seluruh Yogyakarata yang berasal dari seluruh daerah yang ada di Aceh,” pungkas Fauzan. (*/03)

Comments

comments