by

Ali Hasan : Urang Gayo Jangan Terpecah Karena Asal Daerah

Yogyakarta | Lintas Gayo – Pembina Asrama Lut Tawar Yogyakarta, Ali Hasan, SE MM mengingatkan agar bangunan asrama mahasiswa yang ada di kota tersebut dimaksimalkan fungsinya sebagai tempat bersilaturrahmi antar mahasiswa Gayo yang menuntut ilmu di kota pelajar dan mahasiswa atersebut.

Ini disampaikan dihadapan para mahasiswa yang hadir dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1433 H, Minggu (19/2/2012) lalu yang bertempat di asrama Lut Tawar kota tersebut.

Selain itu, Ali Hasan,SE MM yang merukan dosen di Akademi Manajemen Pariwisata Yogyakarta (AMPTA) ini juga menekankan agar para mahasiswa Gayo agar senantiasa tekun dalam menuntut ilmu dan menjalin silaturrahmi dengan baik sesama perantau dari Gayo. “Kita jauh dari orang tua, saudara, dan orang orang terdekat kita dan juga senantiasa menjadikan Asrama Lut Tawar ini sebagai rumah dan juga tempat untuk kita saling bersilaturahim diantara sesama kita,” harap Ali Hasa.

Khusus kepada yang tinggal di asrama tersebut, dia berharap menjadikan asrama sebagai tempat untuk bisa mengingatkan kepada tanah leluhur yakni dengan tetap menjadikan suasana asrama layaknya seperti rumah rumah di Gayo pada umumnya.

Dia mencontohkan telah banyak orang Gayo sukses yang keluar dari asrama Lut Tawar tersebut khususnya serta umumnya mahasiswa Gayo yang jebolan Yogyakarta.  “Mari kita jalin kekompakan bersama jangan ada istilah perpecahan antar daerah Gayo tempat asal kita,” pintanya.

Kedepan kita semua berharap dengan kekompakan inilah kita bisa saling membantu. Dicontohkan dalam hal lapangan pekerjaan bisa saling memberi informasi tentang lowongan pekerjaan, apalagi sekarang sudah terbentuk keluarga besar Alumni Mahasiswa Gayo Yogyakarta  di Gayo. “Ini kita bisa kita manfaatkan untuk saling bertukar informasi,” ujarnya bernada menghimbau. (Syarifuddin AC/Red.03)

.

Comments

comments