by

Irmawan : Orang Gayo Harus Kuat

Blang Kejeren | Lintas Gayo : Kalau ditanya siapa orang Gayo Lues yang sering bertindak unik, maka jawabnya Irmawan, S.Sos. dialah Sosok yang sampai sekarang masih eksis berbuat untuk Gayo, termasuk untuk Bener Meriah, Takengon, dan Aceh Tenggara. Anggota DPRA asal Dapil 7 ini, beranggapan sesama orang Gayo harus ada emosional yang kuat, jangan berdasarkan dimana dia berada. “Orang Gayo harus kuat, dan biar kuat harus bersatu,” kata Irmawan, Sabtu (14/5).

Sebelum duduk di DPRA Aceh, Irmawan sudah menjabat sebagai Kabag Keuangan Kabupaten Gayo Lues. Namun tidak berlangsung lama, karena Irmawan ikut tampil sebagai calon wakil Bupati Gayo Lues periode 2007-2012, Jabatan Kabag Keuangan pun dia tinggalkan. Hanya nasib belum berpihak padanya, dia kalah pada pilkada Gayo Lues periode lalu itu.

Sekarang, dialah orang Gayo pertama yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebuah partai Nasional pemenang pemilu. Dikatakan pertama, karena jabatan ketua DPW dari partai manapun memang belum pernah diduduki oleh orang Gayo. “Ini kesempatan Orang Gayo yang harus dijaga agar kepercayaan mengalir dari orang lain,” lanjut Irmawan.

Banyak hal yang membuat pria kelahiran Desa Rema, Kecamatan Kuta Panjang, Gayo Lues 1967 silam ini kecewa. Dia merasa posisinya sebagai anggota DPRA Provinsi Aceh belumlah cukup untuk memperjuangkan Gayo secara total, terutama Gayo Lues, lantaran keterbatasan inspirasi di legislatif. Bisa dimaklumi, apabila Irmawan merasa begitu, lantaran kader dari Gayo cukup terbatas, terutama untuk Aceh Tengah dan Bener Meriah yang Cuma diwakili oleh satu orang saja. “Kedepan harus ada perubahan, harus ada pembelajaran bagi masyarakat, supaya Gayo bisa terbangun dengan cepat,” ujar Irmawan.

Dan untuk mengikat prinsipnya, ayah dari 4 orang anak ini terus berfikir untuk mengeluarkan Gayo Lues dari keterpurukan. Katanya, hal yang paling dia sesali dari pemertintahan Gayo Lues sekarang tatkala putra daerah bukan menjadi prioritas utama dalam memperoleh pekerjaan, sehingga banyak kader terbaik daerah berjuluk Seribu Bukit ini yang bekerja di luar daerah. “Seharusnya sarjana dari Gayo Lues diberi prioritas mendapat  pekerjaan di daerah,” kata pria berpenampilan necis ini.

Alasan itu pulalah yang kemudian mendorong Gus Ir—sapaan akrab Irmawan—untuk kembali maju sebagai Calon Bupati Gayo Lues. Hanya kali ini dia lebih siap dengan konsep pembangunan Gayo Lues, itu sebabnya Irmawan kemudian menggandeng wakilnya dari kalangan pengusaha Gayo di Surabaya Yudi Candra, putra tokoh Gayo Lues yang mantan Bupati Malang dan wakil Gubernur Jawa Timur H. A. Hamid Mahmud.

Alasan Gus Ir sederhana saja, Gayo  Lues perlu perubahan kearah yang lebih maju. Konsep ekonomi pasangannya Yudi Candra terbilang ampuh. Itu sebabnya Irmawan pun berani meneken kontrak sosial yang menjamin seluruh Sarjana dari gayo Lues di jamin pekerjaannya, sebuah langkah berani yang ditempuh Irmawan. “Saya akan buktikan itu, secara tertulispun kita lakukan dengan meneken kontrak dengan mahasiswa Gayo Lues,” ucapnya.

Melihat pada potensi alam, banyak jalan keluar yang bisa ditempuh untuk mensejahterakan masyarakat Gayo Lues, semisal dengan membangun pabrik-pabrik industri seperti pabrik tepung tapioca (tepung kanji) karena alam Gayo Lues punya potensi tanah untuk menanam ubi singkong. Dan tentu saja, masih banyak potensi lain yang belum digarap optimal. “Banyak solusi yang riil di Gayo Lues,” kata Gus Ir lagi.

Itulah Irmawan, selalu berani tampil Beda. Dalam benaknya, hanya kejujuranlah yang mampu membawanya menjadi ‘wakil rakyat’ dan menjamin masyarakat sejahtera. Katanya, konsep bukan sekedar catatan, tetapi jadwal memulai sebuah gerakan sosial yang dapat mengangkat martabat masyarakat. Untuk itu hanya kesejahteraan saja yang mampu mendorong keinginan itu.”Sebagai orang Gayo tentu ada prinsip sosial yang harus dijaga. Salah satunya  kejujuran,” demikian kata Irmawan yang kemudian yakin pada pepatah Gayo untuk menjadi prinsip.”Enti Bersire kukayu dodoh, Enti belongoh ku kayu Mate”. Sebuah prinsip mempersiapkan diri menjadi terdepan. Begitulah Gus Ir selalu bersikap.(js/kh)

Comments

comments