by

Ruang Kantor Tidak Ada, Guru Persiapkan Materi Belajar di Bawah Pokok Kopi

Beberapa Kepala Sekolah yang datang ke Posko Media Gempa Gayo di Lapangan Setdakab Aceh Tengah (Foto Zan.KG)
Beberapa Kepala Sekolah yang datang ke Posko Media Gempa Gayo di Lapangan Setdakab Aceh Tengah (Foto Zan.KG)

Takengen|Lintas Gayo – Hari pertama sekolah di Kecamatan Kute Panang para guru mendapat kendala saat mengajar dengan kurangnya sarana mengajar dan ruang kantor, hal ini yang terjadi di SDN 6, SDN 8 dan SDN 9 Kute Panang.

Sarana pendidikan yang terkena musibah gempa Gayo yang melanda Aceh Tengah dan Bener Meriah  pada 2 juli silam, telah merusak dan dirubuhkan, dan dibuat sekolah darurat dengan 3 ruangan, Ungkap Kelapa Sekolah Negeri 9 Kute Panang Marwan di Takengen senin siang ( 12/8).

Kendala yang dihadapi pada hari pertama masuk sekolah, tidak tersedianya ruang darurat untuk guru yang mengajar sehingga para guru kesulitan untuk mempersipakan materi belajar serta mengambil inisiatif istirahat dibawah pokok kopi ungkapnya.

“Kiranya ada tenda darurat untuk para guru pengajar sehingga mereka tidak kesulitan untuk mempersipkan materi mengajar”, pintanya.

Kedatangan para Kepala Sekolah ini datang ke posko utama Gempa Gayo di Lapangan Setdakab Aceh Tengah untuk meperjelas nasib para guru yang tidak memiliki kantor lagi, sehingga mereka mendapat tenda darurat sebagai kantor sementara. (LG010)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

3,627 comments