by

ISI Padangpanjang Juara Umum Lomba Baca Puisi Kuflet 2012

Padangpanjang | Lintas Gayo – Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang dinobatkan sebagai juara umum setelah tiga orang mahasiswanya berhasil menjadi juara dalam Lomba Baca Puisi Tingkat Pelajar dan Mahasiswa yang digelar Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang, Minggu (3/6/12), di sekretariat komunitas itu.

Ketiga mahasiswa dari ISI Padangpanjang itu, adalah juara I diraih Fitri Rahma serta  Melfin Harahap dan Hendri Ilham Juara II dan III. Ketiganya berasal dari berbagai jurusan di kampus mereka.

Sementara Pemenang Baca Puisi Tingkat SLTA, juara I-III diraih diraih Pino Alexander, siswa SMA INS Kayu Tanam, M. Khairul Jawad, siswa INS Kayu Tanam  dan Nenda Hasri Novita, siswi MAN Gunung Padangpanjang. Juara Favorit diraih Sepriadi, siswa SMA INS Kayu Tanam.

Salah seorang Dewan Juri, Muhammad Subhan menyebutkan, penampilan para pemenang cukup baik membacakan puisi-puisi yang disediakan panitia. Mereka membaca puisi “Jika Air Berumah di Pasie Laweh” (karya Sulaiman Juned), I Love You Ibu (karya Dianing Widya Yudhistira), “Krawang Bekasi” (karya Chairil Anwar), dan “Cerita Buat Dien Tamaela” (karya Chairil Anwar).

“Juri memfokuskan penilaian pada penampilan, vokal dan interpretasi terhadap puisi yang dibacakan. Mereka dibebaskan berekspresi dan memakai properti sesuai yang mereka suka,” ujar Muhammad Subhan yang juga pengarang Novel “Rinai Kabut Singgalang”, Senin (4/6/12).

Selain Muhammad Subhan, dewan juri lainnya adalah Sulaiman Juned, S.Sn, M.Sn (Penyair) dan Rika Silviani (Penulis).

Penaset Komunitas Seni Kuflet I Dewa Nyoman Supenida, S.Skar.,M.Sn, menyambut baik kegiatan tahunan yang digelar Kuflet itu. Dia mengatakan, lomba itu adalah sebuah event kecil dari kota Padangpanjang akan tetapi memiliki kontribusi yang sangat besar untuk masyarakat baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Kita berharap semoga Kuflet semakin jaya dan memberi ruang kreatifitas untuk anak usia dini juga,” ujarnya.

Penasihat Komunitas Seni Kuflet Sulaiman Juned menambahkan, lomba baca puisi di Kuflet telah menjadi tradisi sejak komunitas itu berdiri. Kuflet selain melahirkan penyair-penyair di Sumatra Barat juga melahirkan pembaca-pembaca puisi handal.

Menurutnya, Kuflet telah membina penyair dan pembaca puisi sejak usia dini, mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga mahasiswa. Pencipta/pembaca puisi yang berasal dari Padangpanjang, rata-rata berasal dari asuhan Komunitas Seni Kuflet.

“Alhamdulillah, untuk tingkat SD, SMP dan SMA telah banyak yang menjadi juara di tingkat Nasional,” paparnya.

Ketua Panitia Rahmi Kurniawati mengatakan, kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati 15 tahun Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang. Setiap tahun Komunitas Seni Kuflet melaksanakan perlombaan baca puisi.

Sementara Ketua Umum Kuflet Alamsyah Putra didampingi Sekretaris Umum Anshar Salihin dan Humas Saniman Andikafri menyebutkan, dalam lomba kali ini Kuflet tidak memakai ruangan khusus seperti kegiatan-kegiatan yang pernah dilakukannya. Kali ini Kuflet memanfaatkan ruangan terbuka di sekretariat Kuflet di Kampung Jambak, Guguk Malintang Padangpanjang.(SP/Red.04)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.