by

Re-Branding Gayo Lues (bag. 3 selesai)

Catatan: Arbi Hadi*

BERBICARA mengenai bagaimana mengemas suatu produk tentu dibutuhkan pakar yang kompeten dalam bidang ini. Dengan kemampuan artistik dan estetika, ditambah sentuhan jiwa marketing tentu akan melahirkan produk yang elegant dan diterima pasar.

Tari Saman (selanjutnya kita sebut Saman) menjadi intangiable heritage of the world. Saman kini mulai dikenal bahkan dalam lingkup skala internasional. Bahkan seorang Tokoh Gayo pernah menyebutkan orang Gayo Lues akan kehilangan saman jika tidak benar-benar melestarikan kemurnian budaya yang syarat makna itu. Mengingat Saman akan diadopsi diseluruh dunia, tentu banyak kombinasi kontemporer yang akan disatukan oleh kalangan tertentu.

Bukan hal yang mustahil jika Saman menjadi “branding” Gayo Lues. Event skala internasional dapat dengan mudah dilakukan mengingat sama telah menjadi bagian budaya dunia yang dapat dikemas dengan program-program yang benar-benar berkelas. Didalam kegiatan tersebut maka budaya gayo lues yang lain akan ikut terekspos. Mulai dari keunikan kuliner, situs wisata, dan hal-hal yang menjadi ciri khas masyarakat Gayo Lues yang lain. Pagelaran ini akan tercatat dalam kalender tahunan.

Terpenting dalam hal Re-Branding Gayo Lues ini adalah kesungguhan pemerintah daerah. Mulai dari edukasi masyarakat mulai dari hal terkecil seperti kebersihan sampai kepada softskill dalam berkomunikasi, publikasi media, akomodasi baik itu penginapan maupun transportasi menuju gayo lues menjadi pemerintah daerah harus benar-benar dibenahi. Hal ini agar tidak terjadi Over Promise Under Delivery (kenyataan yang berbeda dengan yang dijanjikan).

Sekedar masukan, sebagaimana pengamatan kami dalam program Visit Banda Aceh 2011, pemerintah kota Banda Aceh amat gencar berpartisipasi dalam pameran di luar negeri berkelas dunia dengan tujuan program tersebut terpromosikan. Tim promosi dibentuk sehingga memudahkan para turis untuk berkunjung ke Banda Aceh.

Re-Branding Gayo Lues dapat meniru langkah-langkah jitu dan teruji dari Pemerintah Kota Banda Aceh dan daerah lainnya sebagai kajian, sehingga kemudian akan memberikan dampak massive bagi masyarakat Gayo Lues. Mulai dari taraf status ekonomi, pendidikan, sosial, dan pasti menambah Pendapatan Asli Daerah yang selama ini amat rendah jika dibanding dengan kabupaten yang seusia dengan kabupaten Gayo Lues.

Lambat laun, Gayo Lues mulai dilirik. Tak lagi sebatas produsen ganja atau daerah yang tidak sehat. Gayo Lues akan dikenal sebagai lembah surga dengan segala kearifan lokalnya dan menjadi salah satu rumah warisan dunia. Inilah Gayo Lues sebenarnya.

*Chairman of Saman Advertising/Pelaku periklanan, putra asli Gayo Lues

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.