by

PDAM “Ini Terjadi Karena Penebangan Hutan Secara Liar”

Redelong| Lintas Gayo – Fadli, salah seorang Kabid PDAM Tirta Bengi, saat ditanya Lintas Gayo (14/5/2014) di kantor PDAM Tirta Bengi Bener Meriah membenarkan bahwa saat ini air memang sedang bermasalah.
Dia juga membenarkan adanya petugas yang menagih iuran dari pelanggan walaupun air masih tidak lancar. Menurutnya. terjadi penebangan liar terjadi di sekitar sumber mata air sehingga Debit sumber air yang terletak di Sentral Babah Angin kaki Burni Telong sudah mulai berkurang 5 cm.
Kami berharap kepada masyarakat untuk bersabar, atas tidak lancarnya distribusi air bersih ke rumah-rumah penduduk karena ini harus didistribusikan secara bergantian, pendistribusian air PDAM harus dilakukan secara bergilir, ada yang dialirkan pada waktu siang dan ada yang pada waktu malam,” sebut fadli.

Kasub Bid Penagihan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bengi Kabupaten Bener Meriah ini juga mengangguk dan membenarkan tentang adanya petugas yang membawa surat kuning dan mengancam akan memotong meteran air itu hanya sebagai taktik saja agar masyarakat secepatnya melunasi iuran.
“Itu sebagai trik saja karena memang sebagian pelanggan dilapangan sering mengaku bahwa air tidak datang sampai 2 bulan padahal cuma 2 minggu sehingga petugas merasa kesal,” terang Fadli.

Saat media ini menanyakan sampai kapan distribusi air ini tidak lancar, Fadli juga tidak mengetahui sampai kapan air ini akan terus distribusinya dialirkan secara bergantian.
Saat ini pihak PDAM sedang mempersiapkan sumber mata air dari Bur (puncak) Origon Tingkem. “Insya Allah bulan 8 nanti sudah mulai bekerja dan akan bisa dipungsikan awal tahun 2015 ini,” tutup Fadli. (Ihfa)

 Berita Terkait:

Warga Menilai PDAM Tirta Bengi Lakukan Tagihan Fiktif

Redelong Institit “Pelayanan Air Bersih di Bener Meriah Belum Maksimal”

 

 

Comments

comments

News