by

Kodam IM Berikan Bantuan Secara Maksimal

whatsapp-image-2016-12-07-at-7-56-38-pm-1

Banda Aceh | Lintas Gayo –  Secara umum korban meninggal akibat gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Pidie Jaya, dikarenakan tertimbun reruntuhan puing–puing bangunan yang didominasi oleh beton, sehingga menjadi salah satu hambatan di dalam proses pencarian korban.

Hal itu dikatakan Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Tatang Sulaiman pada saat meninjau langsung lokasi yang terkena dampak gempa bumi di Kabupaten Pidie Jaya, Rabu(07/12).

Pusat gempa bumi yang terjadi pukul 5.00 wib, terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di daratan pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh, pada kedalaman 10 kilometer di kabupaten Pidie Jaya, sehingga getarannya terasa hingga sampai Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

 ‘’Jajaran TNI  dalam hal ini, Kodam Iskandar Muda membantu secara maksimal untuk langkah-langkah awal, dengan mengupayakan satuan terdekat seperti, Batalyon Infanteri 113/JS, Batalyon Armed 17/RC , dan  Batalyon Zeni Tempur  16/DA, yang turut menerjunkan beberapa unit alat berat milik Kodam Iskandar Muda terdiri dari empat unit Dump Truk serta tiga unit Laoder. ‘’sebut Pangdam.

Sampai saat ini, yang terdata oleh Kodam IM, korban meninggal mencapai  67 orang, untuk luka ringan 411 dan luka berat 125 orang. Selanjutnya, kita terus mengupdate informasi terkini  baik itu korban selamat atau yang sedang dirawat di rumah sakit Merdu, Bireun dan Sigli.

“Kita  sudah melihat secara langsung dampak dari bencana gempa bumi, baik itu yang ada  di Merdu, Trieng Gadeng dan di Samalanga. Banyaknya timbul korban dalam musibah ini, dikarenakan tertimbun reruntuhan bangunan,”ungkap Mayjen TNI Tatang Sulaiman.

‘’TNI dan Polri beserta elemen masyarakat saat ini, berupaya secepat mungkin untuk mengevakuasi korban yang masih hidup yang tertimpa reruntuhan bangunan”.

Saat ini, korban yang hilang dan belum ditemukan, kemungkinannya ungkap Pangdam, diperkirakan, masih terjebak di dalam reruntuhan bangunan.

Sementara itu, dilokasi kejadian, seluruh personil yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi, masih terus melakukan penggalian diantara puing-puing reruntuhan bangunan. Dengan harapan, kita dapat segera menemukan korban yang selamat untuk secepatnya mendapatkan pertolongan.

“Jika dalam proses pencarian ditemukan korban yang masih hidup, segera  evakuasi ke posko kesehatan yang ada dilapangan atau rumah sakit terdekat.’’tegas orang nomor satu di Kodam Iskandar Muda.

Kepada seluruh petugas yang terlibat dalam proses evakuasi dan pencarian korban, saya mintakan, dapat lebih berhati-hati dilapangan. Dikarenakan, dalam reruntuhan puing-puing bangunan pasti  masih ada korban yang terjebak didalamnya,” pinta Mayjen TNI Tatang Sulaiman dengan penuh harap. (Rel/LG010)

Comments

comments