by

Salman Menangis Menulis Puisi untuk Diana

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Banda Aceh | Lintas Gayo – Penyair Aceh asal Gayo Salman Yoga betul-betul tidak dapat membendung airmatanya setelah beberapa saat menerima Telpon dari sahabat yang memintanya menuliskan puisi untuk Bocah kecil Diana. Salman menangis tatkala membayangkan Mardiana diperlakukan “sadis” oleh dua pemuda yang telah memperkosa dan membunuhnya.

“Masya Allah, aku punya duaorang anak perempuan, dan Diana adalah anak kita yang seharusnya kita jaga dengan baik,” kata Salman kepada Lintas Gayo, Kamis 11 April 2013 di Banda Aceh.

Diakui Salman, sebelum telponnya berdering, dia sedang bersemangat, begitu telpon berbunyi dan memintanya menulis, Salman langsung meraung dihadapan banyak orang. “Aku menangis,” cerita Salman lagi.

Seperti diceritakan pula, lalu dia merenung agaklama hingga akhirnya dengan berat dia menyelesaikan sebuah puisi berjudul “Selembar Risalah Mardiana”,puisi yanh diperuntukan sebagai bentuk solidaritas seniman Aceh untuk Diana, dan merupakan rangkaian event “Malam Solidaritas untuk Diana” yang di gelar Sabtu malam 13 April 2013 di Jalan Daud Beureueh (depan DPRA) Banda Aceh. (Atia)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.