by

Gempa Tangse Hancurkan 156 unit Rumah

BNPB
BNPB

Tangse: Lintas Gayo – Data sementara dari Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), akibat Gempa berkekuatan 5, 6 SR yang mengguncang Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie, Selasa siang (22/10/2013), mengakibatkan 156 unit rumah, 2 rumah ibadah hancur.

Sementara itu 1 orang dilaporkan tewas, yakni warga Kecamatan Mane akibat jantungan. Dua orang mengalami luka patah kaki dan bocor kepala akibat kejadian ini.

,Sutopo juga menyebutkan, korban luka telah dirujuk ke Rumah Sakit di Sigli, 60 KM dari Kecamatan tangse.

Sebelumnya BNPB telah melaporkan adanya gempa bumi dengan kekuatan 5,6 SR pada Selasa (22-10-2013) pukul 12:40:34 WIB. Pusat gempa  di darat pada kedalaman 10 km, di koordinat 5.29 LU dan 95.42 BT. Pusat gempa 16 km BaratDaya Kab. Aceh Besar atau 32 km Tenggara Kota Banda Aceh. Sumber gempa berasar dari Sesar Sumatera. Gempa tidak berpotensi tsunami.

 

Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa di Aceh Besar. Dilaporkan gempa dirasakan kuat oleh masyarakat selama 8-10 detik. Masyarakat panik dan berhamburan ke luar rumah.  Belum ada laporan kerusakan. Masyarakat telah kembali tenang dan normal aktivitasnya.

 

Berasarkan peta guncangan gempa, di pusat gempa memiliki intensitas VI MMI (kuat) sedangkan di sekitarnya berintensitas IV-V MMI (ringan hingga sedang). BPBD Aceh Besar masih melakukan pemantauan dampak gempa. Jika ada informasi terkait dampak gempa akan disampaikan lagi.

 

BNPB menghimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terkait ancaman gempa. Gempabumi bersifat mendadak. Belum ada sistem peringatan dini gempa. Kemampuan Indonesia mendeteksi gempa adalah 5 menit setelah kejadian gempa, baik kekuatan, kedalaman, dan lokasi gempabumi. Jika terjadi gempa segera keluar rumah dan berlindung di tempat yang aman. (Tenemata)

 

Comments

comments

News