by

Gas Air Mata, Kaca DPRK Pecah, Bakar Ban Di Kantor Bupati

Hendra salah satu korban cidra ringan akibat dari Gas Air Mata ( Foto : Tim LG)
Hendra salah satu korban cidera ringan akibat dari Gas Air Mata ( Foto : Tim LG)

Takengen|Lintas Gayo- Aksi demo yang dilakukan korban gempa dari Kecamatan Ketol dan Kute Panang, menjadi panas. Kaca DPRK di bagian pintu depan hancur. Polisi melepaskan tembakan gas air mata. Dua warga dilarikan ke RSU Datu Beru.

Aksi massa Sabtu (15-02-2014) di gedung DPRK ini mulai panas, ketika massa menuntut janji pemerintah yang akan segera mencairkan bantuan untuk korban gempa, guna membangun perumahan yang hancur. Aksi massa panas berusaha memasuki gedung DPRK dan mulai adanya lemparan batu. Kaca bagian depan gedung DPRK hancur berkeping.

Akibatnya polisi melepaskan gas air mata. Akibat ledakan gas air mata itu, ada warga yang terluka dan terpaksa dilarikan ke RSU dan menderita sesak nafas akibat asab gas air mata. Massa yang mulai panas ini ahirnya diarahkan ke kantor bupati.

Mereka menuntut secepatnya dicairkan dana gempa dan bupati segera melantik KIP demi suksesnya pemilu. Sampai berita ini diturunkan aksi masih memanas (Jam 12 siang). Bupati belum hadir menemui massa yang sudah terlihat emosional ini.

Bahkan mobil pemadam kebakaran yang hadir ke lokasi demo, diperintahkan masa untuk mundur. Demikian dengan sepnaduk  yang memunculkan gambar bupati dan wakil bupati dicabut massa. Massa juga membakar ban di depan kantor bupati, memecahkan bola lampu hias. (Tim LG)

Comments

comments

News