by

Kabid Infokom Halangi meliput, wartawan Lakukan Aksi

Takengen | Lintas Gayo -Para jurnalis yang berasala dari Aceh Tengah dan Bener Meriah dikomandoi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Aceh Tengah, juga dibantu oleh mahasiswa dan LSM, melakukan aksi damai diseputaran Simpang Lima Takengen, Senin (25/04/2016).

Aksi damai ini digelar, terkait insiden yang dilakukan oknum Kepala Bidang ( Kabid ) Infokom Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Tengah berinisial RM, yang menghalang-halangi wartawan saat melakukan liputan.

Kejadian bermula dari unjuk rasa abang becak yang mengeluhkan penutupan jalan protokol, di kawasan Pasar Inpres Takengen yang mengakibatkan kemacetan total, karena ada pesta pernikahan salah seorang warga disana.

Sontak para jurnalis berdatangan untu meliput aksi abang becak tersebut,” saat saya sedang mengambil gambar tiba- tiba kamera saya dipukul oleh oknum Kabid Dinas Perhubungan,” kata Rahmat wartawan yang meliput.

“Dan sempat terjadi cekcok disana, karna kami dilarang meliput aksi tersebut,” sebutnya. Akibat insiden tersebut kami melakukan aksi hari ini, dan akan langsung menuju kantor bupati untuk menyampaikan orasi ke bupati Aceh Tengah,” tambahnya.

Tak lama berorasi di kawasan tugu nenas itu, rombongan langsung menyambangi ruangan bupati dan bertemu langsung.

Dihadapan bupati perwakilan pers Jurnalisa ketua PWI Aceh Tengah langsung menyampaikan tuntutan,”agar bupati segera mencopot oknum tersebut dari jabatannya, dan segera melayangkan permintaan maaf kepada seluruh media lokal dan nasional,” sebut Jurnalisa.

Ditempat yang sama pria berambut gondrong ini juga menyampaikan agar bupati bisa menghadirkan yang bersangkutan ke dalam forum ini,” pintanya

Akhirnya tuntutan tersebut dikabulkan, setelah menunggu selama 30 menit RM dihadirkan didampingi sekda, asisten satu dan dua, perwakilan dari LSM, GMNI juga kepala Dinas Perhubungan Takengen.

Dihadapan semua jurnalis dan segenap forum RM menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada seluruh kuli tinta, dan akan mengabulkan permintaan untuk melayangkan permintaan maaf melalui semua media yang ada di Aceh dan Nasional.( Darno/leuserantara)

Comments

comments