by

Polisi Belum Menetapkan Tersangka Tewasnya Pemilik Caffe Lhong Danau Lut Tawar

Takengen|Lintasgayo.com–  Polisi yang menangani kasus tewasnya TR, alias Hengky, pemilik caffe di pinggiran Danau Lut Tawar, Toweren, Aceh Tengah, sampai kini belum menetapkan tersangka.

“Kita sedang mendalami kasusnya, mohon bersabar,” sebut Kapolres Aceh Tengah AKBP Mahmun Sandy Sinurat, melalui Kasat Reskrim AKP Arin Sanjaya, menjawab Waspada, Kamis (3/11) melalui selular.

Hengky menghembuskan napas terahirnya setelah dianiaya masa yang datang dari empat kampung di Toweren, pada  Sabtu malam Minggu (28/11/2020) lalu. Pemilik caffe di pinggiran Danau Lut Tawar ini sempat beradu mulut dengan masa dan ahirnya terjadi penganiayaan.

Menurut Kapolres Aceh Tengah, kejadian  berlangsung pada Sabtu malam Minggu , bermula dari korban sebagai pemilik caffe yang menerima tamu di cafeenya. Caffe wisata Lhong pada malam itu, ada tamu sekitar 20 orang, ada acara bakar-bakar ikan, ada hiburan musik dan karaoke.

Dijelaskan Kapolres melalui Kasat Reskrim, kemudian sekitar jam 20.30 WIB, di luar cafee ini ada suara ribut ribut. Ada yang melempari seng dan dinding  cafee. Mendengar ada ribut di luar, Hengky pemilik caffe yang merupakan penduduk setempat, keluar dari cafeenya. Terjadilah pertengkaran.

Menurut Kasat Reskrim, dalam keteranganya, salah seorang pelaku dari masa mengatakan, Toweren sekarang sedang berduka, sedang ada tahlilan. Mereka meminta agar acara di caffe itu dalam bentuk karaoke untuk dihentikan.

Tiba tiba terjadi keributan, masa menarik korban dan melakukan pemukulan. Melihat keadaan itu, para penyewa di caffe ini meminta kepada masa  agar menghentikan pemukulan terhadap korban.

Ketika aksi penganiayan itu dihentikan, korban sudah tergeletak di tanah dan massa kemudian pergi  meninggalkan korban.

Menurut Kasat Reskrim, melihat kejadian itu istri korban berteriak histeris. Para penyewa di caffe ini dan istri korban ahirnya melarikan korban ke RSU Datu Beru Takengon.Namun korban mengembuskan nafas terahir.

“Kita sedang mendalami kasus ini, kita sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang melakukan penganiayaan sehingga korban tewas,” sebut Arif Sanjaya.

“Kami berusaha professional mengungkap kasus ini, berdasarkan fakta, didukung bukti otentik, untuk itu kami minta bersabarlah,” sebutnya. (b27/Waspada.id)

 

Comments

comments

News