by

Kadis Koperasi dan UKM Bener Meriah Buka Acara Pelatihan Lamikro

Redelong| Lintasgayo.com – Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Bener Meriah Ir. Abadi membuka acara pelatihan peningkatan kapasitas SDM kepada pelaku Koperasi dan UKM di Redelong, Bener Meriah (28/6).

Dalam sambutannya, Ir. Abadi menyampaikan bahwa program ini diperoleh dengan susah payah. karena pada awalnya Kabupaten Bener Meriah tidak masuk dalam daftar penyelenggaran, namun terus melakukan lobi hingga kepada Kementrian Koperasi dan UKM di Jakarta.

“Alhamdulillah perjuangan panjang ini membuahkan hasil positif sehingga Provinsi Aceh menempatkan 6 daerah yaitu Bener Meriah, Banda Aceh, Sabang, Pidie Jaya, Lhokseumawe dan Langsa sebagai penerapan program ini,” tuturnya.

Kerja keras ini, kata Abadi, menjadi komitmen Dinas yang ia pimpin dalam memajukan Koperasi dan UKM. “Harapan kita kedepan agar adanya pembagian tugas (supply chain) dalam tata niaga komoditi pertanian, petani memiliki tugas pokok untuk peningkatan produksi dan kemudian Koperasi dan UKM menjadi prosesor dan trader,” imbuhnya.

Menurut Abadi, Menteri Koperasi UKM Teten Marzuki dan tim pada Minggu lalu memberikan angin segar kepada pelaku usaha Tanoh Gayo.

“Komunikasi yang kita lakukan diharapkan adanya kolaborasi antar Kementrian terkait perihal mendorong peningkatan perekonomian masyarakat. Kementrian Koperasi UKM sudah melakukan kajian bersama Kementrian Pertanian dan juga Kementrian Lingkungan Hidup terkait kapasitas Koperasi UKM, penguatan Petani dan kajian resiko konflik satwa dan bencana,” Tambahnya.

Perhatian khusus kepada peserta agar mengikuti pelatihan secara baik sehingga kita semua mengerti dalam pancatatan keuangan usaha. Kalau belum pintar pak Pujo jangan kasi pulang. Tutupnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Sarahdin,SE dalam laporan menyampaikan kegiatan ini bersumber dari Anggaran Kementrian Koperasi UKM melalui DAK non fisik. Peserta berasal dari seleksi Koperasi dan UKM Bener Meriah sebanyak 30 orang untuk gelombang pertama, tandasnya.

“Pelaksanaan pelatihan pencatatan keuangan dan aplikasi lamikro berlangsung selama 3 hari sejak 28-30 Juni 2021. Pemateri yang kita hadirkan merupakan trainer senior dari Banda Aceh yaitu Pujo Basuki, S.Si didampingi oleh Dedi Ikhwani, S.P,” tutupnya. (Ril/Red)

Comments

comments