by

BPSNT Banda Aceh Gelar Jetrada ‘Jejak Tradisi Budaya Masyarakat Gayo’

Takengon | Lintas Gayo – Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT) Banda Aceh, akan menggelar kegiatan Jejak Tradisi Daerah (Jetrada) dengan tema “Jejak Tradisi Budaya Masyarakat Gayo” pada Kamis (26/4/12).

Kepala Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh Djuniat, S.Sos mengatakan, peserta dalam kegiatan ini adalah siswa-siswi SMA/Sederajat, untuk mengunjungi objek-objek budaya dalam rangka memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang keragaman tradisi masyarakat lokal sebagai potensi ketahanan budaya, khususnya kearifan tradisional yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini akan di isi dua tokoh Gayo sebagai pembicara, yakni Kadis Budparpora dan seorang budayawan Gayo Mahmud Ibrahim,” ujar Djuniat dalam suratnya yang ditujukan Kepada Kadis Kebudyaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Tengah,  yang salinannya diterima Lintas Gayo, Jumat (13/4/12).

Kedua pembicara itu akan diberikan materi yang berbeda, untuk Kadis Budparpora Aceh Tengah akan memberikan materi mengenai, “Mengemas Tradisi Gayo Sebagai Wahana Pendidikan Karakter Siswa”, dan kepada Mahmud Ibrahim kita berikan tema “Mengungkap Tradisi Gayo”.

“Akan tetapi kami masih memberi peluang untuk ke-2 pembicara tesebut untuk merevisi topik yang diberikan selama masih relevan dengan tema kegiatan ini,” ujar Djuniat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Muchlis Gayo, SH, membenarkan akan adanya kegiatan Jejak Tradisi Budaya Masyarakat Gayo itu, dan merespon positif akan kegiatan itu.

Hanya saja, Muchlis Gayo mengatakan dirinya tidak bisa mengikuti dan menghadiri kegiatan tersebut, berhubung adanya undangan mengikuti acara Indonesian Leader In Developtment Award  2012 di Jakarta pada tanggal 27 April Mendatang.

“Kemungkinan pengganti untuk mengisi acara ini akan saya minta kesediaan Ibnu Hajar Lut Tawar”, pungkas Mucklis Gayo sambil menambahkan acara tersebut dilaksanakan di sebuah hotel di Takengon, Aceh Tengah.(Darmawan Masri/red.04)

Comments

comments