by

Kapten Tua, Ahli Kaligrafi Dari Gayo

Alwi Umar
Alwi Umarnews, MTQ 

Nagan | Lintas Gayo- Ahli kaligrafi ini pernah mendapat julukan pangkat kapten (AKP). Gelar itu diberikan Kapolres Aceh Tengah saat dijabat Darwan Siregar. Ahirnya panggilan Kapten melekat pada manusia yang tinggal di Dedalu Aceh Tengah ini,  Alwi Umar, pensiunan Departemen Agama.

Sang pioner dalam kaligrafi ini tetap menjadi penyemangat dalam MTQ. Untuk Aceh Tengah kaligrafi tidak bisa dipisahkan dengan Alwi. Demikian dengan MTQ ke 32 se Aceh yang dipusatkan di Nagan Raya.

Lelaki yang masih gemar menghisap rokok kretek ini, bukan hanya menjadi pelatih kaligrafi, namun semangatnya tetap menjadi “hiburan” kepada kafilah. Apalagi ketika dia dengan Isa Umar, duduk bersama, bagai berbalas pantun “mentransperkan” ilmu masing-masing.

Alwi Umar,  pernah mengharumkan nama Aceh Tengah dalam bidang kaligrafi. Namun setelah  matang dalam dunia cat dengan kuas ini, dia menurunkan ilmunya kepada generasi penerus.

Tidaklah heran bila kaligrafi di Nagan, ada anak didik Alwi yang justru menjadi pelatih/pedamping peserta. Walau dia juga tetap turun memberikan arahan. Sejak tahun 70-an Alwi sudah menekuni dunia kaligrafi. Dia sempat juga menimba ilmu dengan almarhum Saleh R, sang pakar kaligrafi di Aceh Tengah. Ilmu itu kemudian dipergunakan untuk mengharumkan nama Aceh Tengah dalam berbagai event perlombaan.

MTQ ke 32 se Aceh di Nagan, Alwi masih kelihatan energik. Sesakali keluar juga kelakar Alwi membuat suasana menjadi hidup. “ Luar biasa, halus ukiran kerawangnya dan memang dijiwai,” sebut Alam Syuhada, Kadis Syariat Islam Aceh Tengah saat melihat Alwi memainkan jemarinya mengaduk paduan warna.

Ukiran kerrawang itu sengaja dibuat Alwi untuk ditinggalkan kepada pemilik rumah tempat peserta menginap. Pelayanan yang baik dari tuan rumah, bagaikan dirumah sendiri, membuat Alwi dan Alam Syuhada, seperti ada yang kurang bila tidak meninggalkan sesuatu cendera mata buat pemilik rumah. Pilihan mereka berupa ukiran kerawang gayo hasil karya goresan tangan Alwi.

Dua orang tua yang hadir dalam MTQ ke 32 di Nagan Raya, M. Isa Umar dan Alwi Umar, telah membangkit semangat kontingen Aceh Tengah. Mereka telah banyak berjasa untuk Aceh Tengah dalam mengembangkan dan memajukan MTQ. (Rel)

Comments

comments

News