by

ALA sebagi Ladang Politik

Ardiata. AS

Oleh: Ardiata. AS*

Kapan Lahir ALA, kapan Lahir ALA, ALA Hadoh, ku Jawab! (Lagu disini senang disana senang) ini berupa yel-yel yang akan FRBM ( Forum Pemersatu Rakyat Bener Meriah ) serukan dalam aksi simpatik di Bener Meriah mendatang.

Masih teringat dibenak kita, tahun 2004 silam GEMA ALA (Gerakan Mahasiswa Aceh Leuser Antara) dicetuskan oleh Ir, Tagore AB, bersama kakanda senioran saya, Alwin Alfina, Yusra Fikri, Anton Desky, dan sejumlah mahasiswa yang terlibat didalamnya. Setelah tidak menjabat sebagai anggota DPRK Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam sejarah perjuangan ALA, sebelum Beliau menjadi Caleg di Kabupaten Bener Meriah, beliau menggabungkan seluruh element mahasiswa dan Masyarakat Gayo, begitu juga pak Iwan Gayo dan Armen Desky selaku pengurus KP3 ALA.

Setelah dilaksanakan Aksi Demo tahun 2004 di DPR RI Pusat Jakarta, GEMA ALA tinggal kenangan, tidak ada mencuat sedikitpun atau Evaluasi GEMA ALA setelah Tagore Abubakar duduk menjadi Bupati Kabupaten Bener Meriah.

Pada tahun 2014 tercetus kembali MIGAS ( Mahasiswa Gayo Alas) di Sumatera Utara, HIMABEM (Himpunan Mahasiswa Bener Meriah) Sumut berperan sebagai panitia pembentukan, yang diadakan pada tanggal 11 Juni 2014 di Jalan Perintis Kemerdekaan, Taman Budaya, MIGAS ini juga dibentuk oleh Ir. Tagore Abubakar sebagai Ketua KP3ALA sebelum beliau mengkandidatkan diri sebagai calon kepala daerah ke duanya di Kabupaten Bener Meriah, dan sampai saat ini MIGAS diluar kendali bahkan tidak ada kabar lagi mengenai kinerja forum MIGAS tersebut, dan Isu ALA kembali lagi mencuat dibarengi Pileg serentak secara nasional dan Alhasil, menghantarkan Ir. Tagore AB ke senayan, dengan suara tertinggi di dapil 2 Aceh, dengan isu akan memperjuangkan ALA setelah beliau duduk sebagai wakil di DPR RI pusat, dan baru-baru ini  Ir. Tagore AB. Memandatkan Armen Desky, Mantan Bupati Aceh Tenggara sebagai ketua Umum KP3 ALA Pusat. Pada Senin 21 September 2015.

Setelah Armen Desky terpilih menjadi Ketua Umum KP3ALA Pusat, dalam rapat para pejuang ALA yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara. Ia menggantikan posisi Tagore Abu bakar yang saat ini duduk di DPR RI. (Lihat, Harian Serambi).

Hal ini sangat disayangkan seolah – olah Bapak Ir. Tagore Abu Bakar melepaskan kendali sebagai Ketua Pusat KP3ALA, padahal ini sangat sistematis akan tebentuknya ALA karena dukungan untuk menuju ALA bisa terlaksana karena kedudukan beliau di bangku DPR RI Pusat juga sebagai Ketua Umum KP3 ALA bertanggungjawab penuh tentang terbentuknya  ALA.

Sekarang kita perlu mengkaji ALA itu untuk siapa,? apakah untuk kalang politik sendiri, saya khususnya FRBM dan masyarakat Gayo terasa dimanfaatkan, oleh isu terbentuknya ALA, yang  menarik simpati masyarakat untuk isu Politik dari Ir. Tagore AB. Ini juga pernah diterbitkan dalam Gayo News Jumat , 4 September 2015 .

Sedangkan Zulbaili Kirani, S.Sos.I, Alumnus Fakultas Dakwah IAIN Ar-Raniry, Banda Aceh dalam serambi Edisi Rabu, 27 Februari 2013, beliau menerangkan sejauh kami melihat pihak-pihak yang terlalu bernafsu memperjuangkan pemekaran ALA, mayoritas dari elite yang tidak memiliki jabatan di pemerintahan. Itu artinya mereka mengincar kursi empuk ALA jika jadi nantinya mekar. Mereka membentuk kelompok dengan dalih menyelamatkan UUD 45 dan NKRI. Ini mungkin sedikit bukti Bahwa ALA sebagi Ladang politik.

Sekarang mari kita buktikan apakah benar perkataan Ir. Tagore Ab, ALA akan terbentuk tahun 2016. Wallahu A’lam. Namun demikian, Umat Islam itu satu, jangan dipecah-belah,  demi tegaknya Khilafah. Salam Mahasiswa, hidup rakyat, hidup rakyat.

Penulis : Sekjen Forum Pemersatu Bener Meriah.

Comments

comments