by

Libur SMP Sederajat Diperpanjang, Orang Tua Diminta Awasi Anak


Redelong | Lintasgayo.com – Berdasarkan instruksi dari Bupati Bener Meriah Nomor 06/IIntruk/2020 tentang Percepatan Penanganan dan Pencegahan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bener Meriah diliburkan.

Dapat dikatakan khusus pada Intruksi di dalam himbauan di poin ke 8 (Delapan) yang menyebutkan bahwa proses belajar mengajar di satuan pendidikan secara tatap muka untuk sementara ditiadakan sampai dengan adanya ketentuan lebih lanjut.

Terkait dengan hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Sukur, S.Pd, M.Pd, menginstruksikan kepada seluruh Kepala Sekolah SMP/MTS Se Kabupaten Bener Meriah untuk kembali menyampaikan kepada seluruh guru dan siswa serta warga sekolah lainnya serta orangtua wali siswa.

Bahwasanya untuk libur sekolah dalam rangka menyambut dan merayakan hari raya Idul Adha 1441 H/2020 M yang seyogyanya sampai dengan hari Selasa 04/08/2020 kembali diperpanjang sampai dengan adanya ketentuan atau pemberitahuan resmi lebih lanjut dari pihak Dinas Pendidikan.

“Untuk belajar secara tatap muka ditiadakan, akan tetapi proses belajar mengajar tetap berjalan melalui Belajar Dari Rumah (BDR), belajar Dalam Jejaring (Daring) atau belajar secara online (e-learning),” sebut Sukur.

Mantan Kabag Humas dan MPD Bener Meriah ini juga menyebutkan bahwa kebijakan ini adalah sebagai satu upaya mengantisipasi dan mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau virus Corona yang kini tingkat penularannya di Bener Meriah semakin signifikan.

Dapat kami katakan daerah berhawa sejuk ini beberapa hari kebelakangan semakin merebak dan sampai hari ini Kamis 30/07/2020 sedikitnya sudah ada 29 kasus yang positif Covid-19 yang tersebar di hampir seluruh kecamatan dalam Kabupaten Bener Meriah.

“Kami kembali menghimbau dan mengingatkan para orangtua agar dapat mengawasi anak dengan ketat untuk tetap berada dan belajar dirumah secara mandiri, menghindari kerumunan dan beraktivitas diluar rumah, selalu nenggunakan masker, menjaga jarak dan cuci tangan”, terang Sukur.

Secara tegas Sukur juga mengingatkan jangan justru dengan diliburkan para siswa dan siswi menghabiskan waktu dengan sia-sia dengan nongkrong di Cafe, Warnet dan Play Station. (Putra Mandala/FG)

Comments

comments

News