by

Relawan RAPI Hembuskan Napas Terakhir Setelah Ditikam Temannya

Spread the love

Lintasgayo.com – Setelah menjalani perjalanan hingga 10 jam, akhirnya jenazah Zulman tiba di rumah duka di lorong Ladang Luah, Gampong Puloe Ie,
Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan. Tepatnya pukul 02.30 wib dinihari. Sabtu 03/10/2020.

Menurut salah satu sekertaris lokal RAPI Aceh Selatan, Wahyu JZ01TWH, Kedatangan jenazah Zulman disambut oleh keluarga, mulai dari ibu almarhum, sanak famili hingga istri dan keluarga besarnya.

Suasana duka dengan Isak tangispun pecah menyambut jasad Zulman dari negeri Jiran Malaysia yang meninggal akibat kejadian pembunuhan yang menimpanya beberapa hari yang lalu oleh seseorang. Terangnya

“Keluarga hanyut dalam duka, menangisi jasad Zulman yang merantau sebagai TKI, namun naas nyawanya tak terselamatkan usai ditikam oleh sesama rekan kerjanya,” terang Wahyu.

Zulman meninggalkan seorang istri, yang dinikahinya hampir setahun lalu, sang istri yang sempat diajak melancong ke Malaysia ini terus menangis atas kepergian Zulman untuk selama-lamanya.

“Kepada istrinya Zulman sempat berjanji akan segera berhenti menjadi TKI dalam dua tahun kedepannya, namun ajal menjemputnya sebelum janji itu tertepati,” kata Wahyu.

Rombongan Ambulans pengangkut jenazah almarhum sejak dari kota Subulussalam dibawa ke rumah duka dengan iring-iringan yang terdiri dengan formasi ditengah diapit oleh mobil ketua LSM LIBAS May Fendri di depan dan salah seorang ketua RAPI dari Subulussalam di belakang.

Tiba di kecamatan Kluet Selatan, relawan RAPI langsung menyambut dan mengawal jenazah almarhum hingga kerumah duka, perlu diketahui sebelum menjadi TKI, Zulman JZ01TZZ terlibat aktif dalam organisasi RAPI di Aceh Selatan. Sebut Wahyu.

Rencana jenazah almarhum akan dikebumikan tidak jauh dari rumah keluarga besar almarhum di lorong Ladang Luah pada hari ini tepatnya disebelah makam Almarhum ayahnya.

Seluruh anggota mulai Ketua Daerah/Wilayah RAPI 01 Aceh turut berduka cita atas meninggalnya salah satu rekan seorganisasi dari wilayah Aceh Selatan dan berharap pelaku dihukum seberat beratnya, tutup Wahyu. (Putra Mandala/FG)

Comments

comments

News