by

Yayasan KNA Melakukan Pembohongan Publik?

Oleh  : Sutriska Hendra Yoga *

Permasalahan yang di beritakan oleh salah satu media online  mengenai perbedaan Yayasan Keluarga Negeri Antara ( KNA ) dengan Keluarga Negeri Antara ( KNA ) menjadi permasalahan serius di kalangan masyarakat dan mahasiswa Gayo di Banda Aceh. Yaitu terkait dengan struktur antara Yayasan Keluarga Negeri Antara ( KNA ) dengan Keluarga Negeri Antara ( KNA )  yang berasumsi dari salah satu pengurus struktrur KNA mengatakan perbedaan antara yayasan KNA dengan KNA itu jelas beda. Hingga saat ini pandangan dan persepsi mahasiswa Gayo di Banda Aceh sama saja antara yayasan KNA dengan KNA.

Jika di lihat secara peran antara yayasan KNA dengan KNA itu sama saja. Walaupun terjadi perbedaan akan tetapi public tidak mengetahui hal tersebut. Secara pemikiran awam, bahwa AD/ART antara yayasan KNA dengan KNA itu tidak pernah muncul di hadapan public. Akan tetapi pengurus KNA selalu mengatakan beda, sungguh aneh bin ajaib. Dan antara orang tua yag tergabung dalam KNA Banda Aceh juga tidak memiliki rasa silaturahmi secara adat dan karakter GAYO. Sebenarnya apa tujuan Yayasan dengan KNA untuk public khususnya Gayo ? atau jangan-jangan menjadi lahan basah atau penghasilan basah untuk KNA atas nama masyarakat dan mahasiswa Gayo di Banda Aceh.

Bukti hingga saat ini, aset yayasan dan KNA tidak jelas kegunaanya. Misalnya Gedung yayasan pembangunan masyarakat Gayo yang beralamat Lingke Banda Aceh, hingga saat ini gedung yang dua lantai tersebut belum di huni, sungguh rugi.

Berharap sedikit dengan adanya yayasan dan KNA di Kota Reje Banda Aceh ini bisa menjadi contoh suri tauladan bagi mahasiswa Gayo yang merantau disini. Yang bertujuan juga untuk mempererat silaturahmi antar masyarakat Gayo di Banda Aceh. Yang sebelumnya banyak masyarakat Gayo di Banda Aceh tidak mengenal lembaga yayasan dan KNA tersebut. Sungguh miris peran lembaga tersebut yang beranggotakan masyarakat atau orang tua asal Gayo di Banda Aceh. Kita tunggu periode pengurusan Yayasan dan KNA yang akan dipilih selanjutnya ?   (Rel)

Penulis Adalah Mahasiswa Asal Gayo, FKIP Jurusan Bimbingan Konseling Universitas Syiah *

Comments

comments